Apa itu Jenis Bbahan Linen?. Merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat alami. Bahan Linen adalah kainin tertua yang ada di dunia. Sertabahan jenis linen ini merupakan Muncul pertama di dunia yang dilahirka dari proses menenun serat tanaman rami dan mulai muncul sejak jaman Mesir Kuno dan Mesopotamia. Proses pengelolan serat linen memrlukan waktu panjang daripada serat kapas untuk bahan kain katun.

Sehingga keberadaanya saat ini tidak terlalu banyak seperti banyak antusisas banyak peminatnya kain yang terbuat dari serat kapas (katun).

Linen VS Katun, Apa Perbedaannya?

Linen VS Katun, Apa Perbedaannya?

Linen VS Katun, Apa Perbedaannya?

Sementara kapas, dari tanaman kapas, dan linen dari tanaman rami, keduanya serat tumbuhan alami (selulosa), ada banyak perbedaan di antara mereka. Istilah “Linen” bisa secara sehari-hari merujuk pada barang rumah tangga, tetapi ini tidak harus disamakan dengan kain linen. Di bawah ini saya membandingkan katun dan linen dalam berbagai kategori sebagi berikut;

Sejarah Katun dan Linen

Tekstil linen adalah salah satu bahan kain tertua di dunia, sejak ribuan tahun. Dulu orang Mesir menggunakan linen sebagai mata uang.

Cukup lama banget penggunaan pabrik rami, yang diyakini semenjak sekitar tahun 8.000 SM. Adpun penggunaan kapas telah ada sejak zaman prasejarah. Bukti spesifik berasal dari era Neolitikum dari 6500 SM hingga 2500 SM. Industri Kapas adalah salah satu keberhasilan utama dalam Revolusi Industri.

Masa Kekuatan dan Umur Panjang Kedua Bahan Kain ini

Linen dikenal sebagai serat alami terkuat di dunia. Terbukti sangat tahan lama dan digunakan dalam uang kertas untuk meningkatkan kekuatan (tahan lama karena sering digunakan). Ini lebih tebal dari serat kapas dan linen memiliki panjang yang bervariasi, cukup banyak yang sangat panjang. 

Ini membuat bahan linen menjadi tahan lama, yang berkontribusi pada umur panjang. Maka itulah, Linen berlangsung sangat lama.

Kekuatan kapas dicapai melalui pemintalan banyak serat, proses membuat benang dan menenun benang hingga menjadi kain.

Paling Lembut (rasanya) di Tangan

Dari tanaman rami, Linen adalah serat kulit pohon . Dikenal lebih renyah dari katun, linen menjadi lentur melalui penanganan. Ini mendapatkan keanggunan dan melembutkan untuk melihat tirai yang paling cair. Meskipun memiliki tekstur lebih alami daripada kapas, ia halus dengan kilaunya yang tinggi.

Keriput? Baik katun dan linen dikaitkan dengan kerutan. Serat linen memiliki resin alami yang disebut lignan. Pada awalnya, seratnya kaku dan mudah kusut. Kerutan menjadi lebih halus melalui penanganan dan penggunaan.

Tanaman kapas menghasilkan kelompok serat halus yang disebut bolls . Mereka sangat lembut ketika disentuh dan tahan terhadap penanganan. Kain katun bisa sangat lembut, serta tidak ada serat tanaman lain dapat menawarkan ke tangan kita yang memberikan sensasi sama nyaman saat disentuh pertama kali.

Interaktivitas (kepekaan) dengan Kelembapan

Serat alami dari bahan asal kedua kain tersebut menyukai air. Kain katun maupun linen dianggap sebagai serat alami. Ini bisa mendapatkan kelembaban hingga 20% sebelum pertama mulai terasa lembab. Kapas akan menyerap lebih dari 25% beratnya dalam air.

Selain itu, linen diketahui memiliki kekuatan saat basah. Ini memiliki kemampuan alami untuk mencegah pertumbuhan bakteri . Untuk bahan handuk, ini sangat penting karena handuk tangan dan mandi cenderung menjadi rumah yang sempurna untuk mikroba.

Keterkaitan kapas dan linen dengan kelembaban adalah salah satu alasan mengapa serat alami paling nyaman dipakai dan dimiliki di kamar tidur saya. Mereka berinteraksi dengan baik dengan tubuh kita dan berkontribusi untuk kenyamanan kita. Ketika udara dingin ia menghangatkan, begitupun sebaliknya.

Kehangatan Linen dan Katun

Serat linen berongga, mudah udara dan kelembaban bergerak secara alami. Selama berbulan-bulan dengan cuaca dingin, maka lapisi selimut linen untuk mempertahankan panas dan kehangatan dari tubuh kamu. Linen bereaksi terhadap musim disamping itu tubuh bersentuhan dengan kain untuk memberikan yang terbaik dari semua keadaan. 

Kehangatan Linen dan Katun

Kehangatan Linen dan Katun

Linen adalah isolator alami. Ini dihargai karena kemampuannya untuk tetap dingin di bulan-bulan musim panas dan menyelimuti kehangatan di cuaca yang lebih dingin. Ini semua dicapai melalui sifat alami serat itu sendiri.

Selimut kapas bergerak dengan mudah di antara musim. Kehangatan mereka ditemukan dalam kenyamanan perasaan mereka. Desain dan tekstur yang inovatif menyediakan tempat untuk udara, guna menambah kenyamanan.

Proses Pembuatan Bahan Linen

Proses Pembuatan Bahan Linen

Proses Pembuatan Bahan Linen

Setelah rami atau pohon flaz ditanam, setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 100 hari sebelum akhirnya siap untuk dipanen. Setelah tanaman tersebut berbunga dan mulai berubah menjadi kecoklatan, tanaman tersebut sudah siap untuk dipanen.

Tumbuhan rami yang siap dipanen mula-mula dicabut bukan dipotong, untuk menhasilkan serat yang lebih panjang.

Melakukan Retting

Melakukan Retting

Melakukan Retting. bahan kain linen

Setelah rami dipanen, dibusukkan setelah itu untuk menghasilkan batang dengan serat secara perlahan sebelum masuk tahap pengeringan. nah, proses ini disebut dengan Retting. Beberapa metode retiing;

  1. Retting dapat dilakukan dengan cara merendam rami dalam air atau tanah berlumpur.
  2. Bisa juga dilakukan dengan cara merendam batang rami dalam tangki yang berisi air hangat selama kurang lebih 8 hari. Metode paling cepat.
  3. Cara lain dapat dilakukanyaitu dengan proses kimiawi namun biayanya relatif mahal.

Lalu Melakukan Pengeringan

Lalu Melakukan Pengeringan

Lalu Melakukan Pengeringan

Setelah melewati proses diatas, kemuidan harus dikeringkan terlebih dahulu.

Proses Beetled

Prose Beetled

Prose Beetled

Proses beetled ini dilakukan dengan cara mumukul tanaman flax (linen) dengan palu yang terbuat dari kayu sehingga serat mampu menjadi lebih luas dan terpisah antara satu dengan lainnya.

Proses Scutched

Seperti halnya beetled, scutched sebenarnya juga dilakukan dengan cara mumukul-mukul tanaman flax, hanya saja alat yang diunakan berbeda.

Dalam tahap ini alat pemukul yang digunakan yaitu berupa kayu penjang berbentuk pisau. Funsinya untuk menyingkirkan serpihan kayu yang terdapat pada serat flax. Dan pelaku yang mengerjakannya disebur Hackler.

Proses Filter

Proses Filter

Proses Filter

Setelah melewati tahap pemukuluan, pisahkan serat rami yang berukuran panjang dari kotoran dan serat-serat yang pendek. Serat-serat tersebut kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan serat paralel yang lebih panjang.

Serat rami kemudian dipintal menjadi benang, benang ini pun nantinya akan di sortir kembali sesuai kualitas dari tiap-tiap benang.

Setelah didapatkan benang dengan kualitas tertentu, benang-benang tersebut kemudian diolah menjadi kain linen dengan ukuran ketebalan tertentu.

kain linen ori

kain linen ori

Kareana pembuatan bahan linen itu menghabiskan proses panjang dan cukup waktu yang lama, maka juga jangan heran ketika beli kain jenis ini yang begitu mahal. Tetapi sekalipun proses produksinya lebih sulit jika dibandingkan dengan serat buatan, namun bahan linen yang dihasilkan dijamin akan terasa lebih nyaman saaat dikenakan dan bersifat ramah terhadap lingkungan.

Sifat Dasar dan Kualitas Kain Linen

Sifat Dasar dan Kualitas Kain Linen

Sifat Dasar dan Kualitas Kain Linen

Kain linen merupakan salah satu bahan pakaian yang disematkan ke jenis kain yang memiliki sifart dasar yang istimewa. Gimana tidak istimewa?, bahan kain yang terbuat dari serat alami rami ini memeiliki tekstur yang halus apabila disentuh dan berkilau silau.

Karakteristik Bahan Linen

Karakternya yang lembut dan halus bak kulit perawan desa, menjadikannya sebagai gfavorit bahan kain yang kekinian dan elegan. Dulu memang susah didapatkannya dan cukup mahal, menjadikan segilintir orang konglomerat saja yang bisa, tapi hari ini pun berbeda keadaanya. Sudah menjadi ajang bahan primer dalam suatu keluarga untuk memilikinya.

Berikut detailnya;

  • Bahan Linren salah satu jenis kain dengan kualitas tinggi, dengan permukaan yang halus nan rapi,
  • Jenis bahan kain yang terbuat dari serat alami yang paling kuat jika dijejerkan dengan jenis serat alami lainnya,
  • Lebih identik dengan warna putih, yang ssedikit blur coklat dan natural,
  • Semakin sering dicuci, maka semakin lembut pula permukaannya,
  • Tapi jika perawatannya tak benar, maka bahan linen juga akan cepat rusak dan terlihat tidak meraik lagi,

Keunggulan Bahan Linen

Bahan linen yang sering kita bicarakan, dan menjadi favorit bahan kain untuk para ibu-ibu ini punya keunggulan juga. Adapun keunggulannya yaitu,

  1. Terlihat halus dan mengkilap, namun pakaian tersebut tidak mudah kotor, begoitulah pakaian terbuat dari bahan linen.
  2. Kain dengan fisik yang lebih tebal, sehingga terasa kuat ketika kamu pegang,
  3. Bahan kain linen merupakan bahan kain yang sangat adem, maka banyak menggunakannya untuk bahan gamis, jilbab dll,
  4. Kain linen mempuyai serabut kain yang cukup tersusun rapi, tak se[erti katun yang gampang terburai.
  5. Bahan linen akan terasa sejuk jika dikenakan pada tempat dengan tempartur hangat atau panas, dan juga terasa dingin saat ada di tempat dengan temperatur dingin.

Kelemahan Bahan Linen

Banyak keunggulan dari bahan linen diata, juga tidak menutupi masih ada kekurangan yang harus kamu ketahui. Apa kekurangan itu?

  1. Kain linen dapat rusak karena jamur, keringat dan juga pemutih kain. Sehingga kain linen memang membutuhkan peawatan khusus.
  2. Bahan kain linen tergolong kain berat. Karen telah disampaikan diatas tadi, kainlinen itu kokoh dan halus,
  3. Beberapa bahan kain linen yang diumiliki emak-emak disana, mudah terurai. Untuk itu agar merawatnya yang baik dan benar.
  4. Intinya ada di dalam proses perawta, jika ingin kain terlihat bagus dan menarik maka perawatanyya juga harus baik dan benar.

Jenis-jenis Kain Linen

Kain Linen merupakan salah satu jenis kain katun dengan ciri khas berupa serat benang yang besar dan terlihat cukup jelas. Padahal serat kain linen ini kualitasnya lebih tinggi dari pada serat kain katun. Sedangkan bahan kain katun merupakan jenis kain yang hingga sekarang ini selalu diunggulkan kualitasnya.

Dengan perkembangan yang ada saat ini, telah meringankan dalm produksi 2 kain ini, yang dulu hanya segelintir oran gsaja yang bisa memiliki, karena harga nmya yang mahal. Tapi sekarang lebih terjangkau dan kualitasnya lebih bagus.

Adapun jenis-jenis kain bahan linen ini ada beberpa macam, simak ulasan di bawah ini.

Bahan Linen Viscouse atau Linen Euro

Bahan Linen Viscouse atau Linen Euro

Bahan Linen Viscouse atau Linen Euro

Bahan Linen Look

Bahan Linen Look

Bahan Linen Look

Bahan Linen Lineta atau Linen Slub

Bahan Linen Lineta atau Linen Slub

Bahan Linen Lineta atau Linen Slub

Bahan Linen Kenzo

Bahan Linen Kenzo

Bahan Linen Kenzo

Bahan Linen 3G

Bahan Linen 3G

Bahan Linen 3G

Bahan Linen Burberry

Bahan Linen Burberry

Bahan Linen Burberry

Ciri khas kain linen burberry memiliiki susunan serat seperti rajutan yang rapat. Ketika dipegang kain ini empuk dan terlihat doff. Dengan ditambah bahan linen yang bisa menyerap keringat karena memiliki kandungan cotton yang tinggi. Secara ketebalan kainlinen juga cukup tebal dan agak berat.

Cara Merawat Bahan Kain Linen

Hal pertama yang harus kamu perhatikan untuk merawat kain linen ialah bahwa kain linen ada yang bisa dicuci dan ada yang tidak bisa. Ciri-cirinya yang dapat dicuci itu memiliki permukaan yang lebih lentur dan tidak rata, sedangkan permukaan yang lebih kaku dan rata itu tidak dapat dicuci. Langkah-langkahnya seperti in,

  1. Sebelum kamu cuci, sebaiknya bersihkan dulu noda-noda yang menempel, dan setelah cukup bersih baru dicuci. Pakailah deterjen yang sudah dicampur dengan suhu yang hangat.
  2. kamu juga bisa mewaspadainya dengan melihat suhu di label kaen yang menempel.
  3. Hindari pemutih pakain dalam pencucian bahan linen. Karena serat kain lin bahanlinen akan mudah rusak jika dicuci dengan bahan-bahan kimia seperti pemutih pakaian.

Penting! perhatikan ini…

Apabila ada pakaian yang beronamen hiasan, maka sebaiknya saat menyetrika ditutup dengan dengan menggunakan kain tipis, barulah boleh untuk disetrika. Hal itu pastinya untuk mencegah kerusakan ada pada kain yang beronamen tersebut, dan menjaganya.

Terima kasih sudah, mengunjungi, semoga bermanfaat dan bisa saling berbagi tips kepada teman-temanmu..

Ingatlah, boleh rewrite asal cantumkan sumbernya yaa,..


Leave a Reply

%d bloggers like this: