Pelajari 16 Jenis Kata Hubung ini

Indonesia adalah Negara yang memiliki keanekaragaman budaya dan sukunya. Bukan hanya dalam konteks tersebut saja, Indonesia juga memiliki banyak keanekaragaman dalam hal bahasa. Bahasa Indonesia, sebagai persatuan nyatanya juga memiliki keanekaragaman luar biasa yang tak ditemukan dalam bahasa lainnya. Salah satunya adalah keanekaragaman perbendaharaan katanya. Kata hubung atau konjungsi adalah kata yang paling sering ditemui dalam segala macam kondisi.

Pengertian Kata Hubung Yang Sering Muncul dalam Segala Kondisi

kata hubung
Pengertian Kata Hubung Yang Sering Muncul dalam Segala Kondisi

Kata hubung atau yang biasa dikenal sebagai kata konjungsi adalah berbagai macam kata yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antara satu kata dengan kata yang lain di dalam sebuah kalimat. Kata penghubung ini memiliki peran yang sangat krusial yang tak bisa digantikan dalam bahasa Indonesia.

Kata hubung ini sering kali kita temukan dalam kehidupan sehar-hari. Penggunaan kata ini juga harus mengikuti kaidah penulisan yang ada mengingat jenisnya sangat banyak sehingga harus disesuaikan menurut konteks dan juga jenisnya masing-masing.

Bisa kamu lihat juga: Kata kerja mental & rahasianya

Perbedaan Mendasar Kata, Kalusa, dan Kalimat

Perbedaan Mendasar Kata, Kalusa, dan Kalimat
Perbedaan Mendasar Kata, Kalusa, dan Kalimat

Saat akan mempelajari kata penghubung, maka akan lebih bagus jika memahami terkait makna dan juga perbedaan dari kata, kalimat, dan juga klausa. Mengingat, 3 kata tersebut masih suka membingungkan dalam penggunaan kata penghubung di konteks bacaan nantinya.

  • Kata

Kata adalah satuan terkecil yang dapat berdiri sendiri. Kata ini merupakan kesatuan pikiran dan juga perasaan yang digunakan dalam konteks berbahasa. Kata terbentuk dari sekumpuulan huruf yang kemudian dirangkai dan menghasilkan makna tertentu.

  • Klausa

Klausa dan kalimat adalah dua hal yang sering membingungkan untuk dibedakan. Sebenarnya, cara membedakan antara keduanya sangat mudah jika dilihat dari makna dan juga fungsinya. Klausa adalah satuan gramatikal yang dapat terdiri dari beberapa kata, yang harus terdiri dari minimal subjek dan predikat yang akan dijadikan sebagai kalimat.

  • Kalimat

Kalimat dapat diartikan sebagai satuan bahasa yang relatif berdiri secara mandiri. Kalimat ini memiliki pola khusus yakni intonasi final ataupun actual yang trebentuk atas klausa. Kalimat lebih kompleks jika dibandingkan dengan klausa yang sederhana.

Belajar yuk: Kata rujukan permudah penelusuran

Macam Macam Kata Hubung Yang Selalu Keluar dalam Penulisan

Macam Macam Kata Hubung Yang Selalu Keluar dalam Penulisan
Macam Macam Kata Hubung Yang Selalu Keluar dalam Penulisan

Kata hubung atau kata konjungsi ini memiliki beragam jenis yang fungsi dan penggunaanya juga akan berbeda antara satu dengan lainnya. Sehingga, antar masing-masing jenis ini harus dapat dibedakan dengan jelas agar mampu mengaplikasikan secara nyata.

  • Konjungsi gabungan

Konjungsi gabungan atau aditif adalah konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan antar kalimat, klausa, dan juga paragraf yang berkedudukan sama. Jenis konjungsi ini biasanya terdiri atas dan, serta, dan lagipula dan contohnya:

Ibu sedang mencuci dan Wilda sedang memasak

Adik pergi ke Bandung dan kakak pergi ke Semarang

  • Konjungsi pertentangan

Konjungsi pertentangan adalah kata hubung yang menghubungkan antar kalimat dan klausa sederajat akan tetapi saling mempertentangkan dua buah bagian tersebut. Kata yang biasa dipakai dalam penghubung ini adalah tetapi, sedangkan, dan melainkan.

  • Konjungsi pilihan

Jenis konjungsi yang selanjutnya adalah konjungsi pilihan. Konjungsi ini berfungsi untuk menghubungkan antar kalimat yang bertujuan untuk memilih. Biasanya, kata yang digunakan adalah atau, maupun, dan ataupun.

  • Konjungsi waktu

Jenis konjungsi ini adalah konjungsi yang menghubungkan waktu temporal terkait dua buah hal yang berhubungan. Konjungsi ini dapat menjelaskan antara kalimat yang sederajat atau tidak sederajat. Biasanya, kata yang digunakan adalah sebelumnya, sejak, bilamana, sesudah, dan masih banyak lagi.

  • Konjungsi tujuan

Konjungsi ini berfungsi untuk menjelaskan tujuan, maksud, serta tindakan. Biasanya, menggunakan kata hubung pancangan keterangan seperti untuk, guna, supaya, dan agar.

Baca juga: 5 jenis Kata majemuk penyempurna kalimat

Jenis Lain Konjungsi Yang Sering Digunakan

Jenis Lain Konjungsi Yang Sering Digunakan
Jenis Lain Konjungsi Yang Sering Digunakan

Jenis konjungsi memang sangat beragam dan bisa disesuaikan kembali dengan kebutuhan. Jenis ini juga biasa digunakan baik dalam suatu penulisan atau pun dalam komunikasi secara informal. Penggunaan kata konjungsi perlu dipahami agar tidak tertukar antara fungsi dan penggunaan satu sama lain.

  • Konjungsi sebab

Konjungsi sebab atau biasa dikenal dengan kausal adalah kata yang berfungsi untuk menjelaskan kejadian yang disebabkan karena sebab khusus. Kata yang biasa digunakan adalah sebab dank arena.

  • Konjungsi akibat

Konjungsi ini biasa dikenal dengan konsekutif. Konjungsi ini menjelaskan bahwa adanya suatu kejadian terjadi dikarenakan adanya penyebab yang lainnya. Kata hubung yang digunakan biasanya adalah sehingga, akibatnya, dan sampai yang sering ditemui.

  • Konjungsi syarat

Konjungsi ini juga dikenal dengan kondisional yang merupakan jika suatu kejadian dapat terjadi jika ada beberapa syarat yang terpenuhi sebelumnya. Kata yang sering digunakan adalah jikalau, kalau, jika, dan juga apabila.

  • Konjungsi tak bersyarat

Konjungsi ini adalah konjungsi yang mneyatakan jika suatu hal bisa terjadi tanpa adanya syarat yang mendahuluinya. Kata penghubung yang sering digunakan adalah meskipun, walaupun, dan biarpun.

  • Konjungsi perbandingan

Berbeda dengan konjungsi yang sederajat, konjungsi ini berfungsi untuk menghubungkan antara dua hal lalu kemudian membandingkan satu sama lain. Kata yang biasa digunakan adalah sebagai, bagai, seperti, dan bagaikan.

Pelajari juga: Belajar 5 menit tentang kata ganti

Perbedaan Kata Hubung Intra Kalimat dan Antar Kalimat

Perbedaan Kata Hubung Intra Kalimat dan Antar Kalimat
Perbedaan Kata Hubung Intra Kalimat dan Antar Kalimat

Konjungsi ini juga dabat dibedakan menjadi dua macam, yakni intra kalimat dan antar kalimat. Antara dua jenis konjungsi ini berbeda satu sama lain mulai dari pengertian, fungsi, serta aplikasi di dalam kalimatnya.

Konjungsi Intrakalimat

Konjungsi IntraKalimat
Konjungsi IntraKalimat

konjungsi yang pertama adalah konjungsi intra kalimat katau antar klausa. Konjungsi ini adalah kata yang berfungsi untuk membandingkan klausa induk dan juga klausa anak. Kata penghubung ini akan terletak di bagain tengah kalimat. Konjungsi ini dapat dibagi ke dalam dua macam yakni konjungsi koordinatif dan subordinatif.

1. Konjungsi koordinatif

Konjungsi koordinatif
Konjungsi koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah kata yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah klausa atau lebih yan statusnya sederajat. Kata yang termasuk ek dalam kelompok ini adalah atau, tetapi, dan, lalu, kemudian, melainkan, serta padahal.

2. Konjungsi subordinatif

Konjungsi subordinatif
Konjungsi subordinatif

Konjungsi ini berfungsi untuk menghubungkan antara dua buah klausa atau lebih yang tidak setara. Kata yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah sejak, kalau, supaya, jika, seperti, andai, bagai, ibarat, karena, dan sehingga.

Konjungsi Antar Kalimat

Konjungsi AntarKalimat
Konjungsi AntarKalimat

Konjungsi antar kalimat adalah konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Penggunaan kata dalam konjungsi ini akan berbeda tergantung makna yang digunakan.

Kata yang biasa digunakan dalam jenis konjungsi ini adalah namun, sebelum itu, kecuali itu, sesudah itu, dengan demikian, selain itu, sebaliknya, dan akan tetapi.

Kata hubung adalah kata yang digunakan baik untuk mengubungkan antar kata atau antar kalimat. Kata ini sangat penting maknanya dalam suatu kalimat. Jika salah dalam memilih jenis kata penghubung,

maka akan menghasilkan makna yang berbeda pula. Sehingga, pahami jenisnya dan gunakan yang sesuai dengan kebutuhannya.

 

Leave a Reply