Cara Membuat Kata Penutup yang Jitu

Ada banyak sekali jenis karya tulis yang bisa dibuat oleh seseorang yang mana dari keseluruhan karya tulis ini pasti memiliki format atau bagian tertentu. Bagian-bagian ini biasanya akan menjadi hal yang selalu ada dan tak boleh hilang begitu saja. Salah satunya kata penutup.

Saat membuat suatu karya tulis, maka minimalnya ada 3 buah bagian yang wajib ada. Bagian pertama adalah pembukaan, isi, dan bagian terakhir adalah kata penutup. Hal ini tak hanya ada dalam karya tulis saja, karena dalam berbagai jenis pidato atau sambutan juga pasti ada.

Pengertian Kata Penutup Yang Sering Digunakan

kata penutup
Pengertian Kata Penutup Yang Sering Digunakan

Saat akan membuat kata penutup, maka Anda harus mengerti terlebih dahulu makna dari kata penutup itu sendiri. Penutup dapat memiliki dua buah arti yang berasal dari kata dasar yaitu tutup. Penutup ini memiliki sebuah kata yang homonim dikarenakan semua artinya memiliki ejaan yang sama namun memiliki makna yang berbeda

Penutup juga mempunyai arti yang setara dengan kelas nomina atau kata benda. Sehingga, hal inilah yang membuat penutup dapat menunjukkan nama seseorang, benda, atau bahkan tempat dan juga segala hal yang dibendakan.

Cara Membuat Paragraf Penutup Dalam Suatu Tulisan

kata penutuo
Cara Membuat Paragraf Penutup Dalam Suatu Tulisan

Penutup makalah  atau klipping ini adalah hal yang selalu ada dan tak boleh dihilangkan. Namun, saat akan membuatnya Anda harus memperhatikan berbagai cara agar penutup tak kehilangan makna. Sehingga, ada beberapa cara yang bisa digunakan saat akan membuat kalimat penutup yang bagus dan bermakna.

  • Jangan terlalu panjang

Kata penutup adalah kata yang digunakan untuk mengakhiri suatu bagian. Sehingga, cara pembuatannya tak boleh terlalu panjang dan bertele-tele. Cukup sampaikan apa yang ingin dikatakan menggunakan kalimat yang efektif agar pesan dan maknanya sampai ke pembaca semua.

Biasanya, kebanyakan orang justru akan membuat kata penutup yang terlalu panjang karena mereka berfikir jika kata penutup makalah ini sebagai cara untuk mengulas apa yang telah mereka tulis.

Namun,sesungguhnya kalimat penutup ini tak perlu ditulis panjang karena penutup hanya berisikan kesimpulan garis besar dari setiap tulisan yang dibuat.

  • Dibuat hanya untuk merangkum masalah

Salah satu kesalahan yang paling besar dan sering ditemukan dalam kata penutup adalah penulis tidak focus terhadap apa yang mereka tulis. Mereka tak tahu bagaimana cara yang paling tepat untuk merangkum masalah.

Sehingga, kebanyakan dari mereka menuliskan apa pun yang ada di pikirannya dan berakibat menghasilkan kata penutup yang panjang.

Kata penutup hanya berisikan kesimpulan dari masalah yang ada dan juga isinya. Sehingga, Anda harus meninjau kembali poin penting atas apa yang ditulis pada karyamu.

Dengan memahami poin penting secara garis besat ini, maka membuat kata penutup tak akan legi menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.

  • Memberikan saran yang sesuai

Kebanyakan orang akan meremehkan kata penutup ini karena dianggap sebagai hal yang tak penting. Sehingga, mereka biasanya akan menulis apa pun kata yang ada di pikirannya.

Sehingga, kesimpulan dan saran yang diberikan tidak akan linear dengan apa yang telah di tulis di kalimat atas.

Seperti yang kita tahu jika dalam kalimat penutup ini berisikan saran dan juga kesimpulan yang sangat penting. Terlebih, jika karya yang Anda tulis berupa penelitian, maka kesimpulan dan saran ini akan digunakan untuk melanjutkan penelitian yang lain.

Sehingga, bagian saran dan kesimpulan harus dibuat dengan sepenuh hati tak boleh hanya dengan asal tulis.

Saat akan menulis saran, caranya sangat gampang di mana Anda hanya perlu fokus saja terhadap apa yang telah tulis di atas.

Jika yang ditulis berhubungan dengan kerja lapang, maka saran yang ditulis haruslah berhubungan dengan pelaku yang ada di lapangan tentunya yang masih berhubungan dengan penelitian.

Jika penelitian atau hasil temuan berhubungan dengan studi literature, maka saran yang ditulis cukup terkait wacana yang ditulis. Tentunya, yang berhubungan dengan sumber literasi yang digunakan.

Jadi, saat akan membuat kata penutup ini yang paling penting adalah fokus terhadap apa yang ditulis. Anda tak perlu melebarkan pembicaraan dengan menulis hal-hal yang sesungguhnya tak dibutuhkan.

Baca juga: Kata sandang tuk menyempurnakan tulisanmu

Contoh Kalimat Penutup Yang Efektif

kata penutup
Contoh Kalimat Penutup Yang Efektif

Contoh Penutup Pada Makalah Yang Bisa Dibuat Dengan Mudah

  1. Kesimpulan

Terdapat perbedaan harga yang signifikan antara pedagang sayur yang ada di Pasar Tradisional Benhill. Pasalnya, perbedaan harga ini hanya mencapai 6,5 persen sehingga diharapkan  pola perdagangan tak akan saling menjatuhkan satu sama lainnya. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada 10 orang pedagang, ternyata harga yang dijual tak terlalu berbeda.

  1. Saran

Kegiatan ekonomi yang terdapat di Pasar Benhill masih tergolong ke dalam iklim yang sehat sehingga, hal yang perlu dilakukan adalah tetap menjaga atmosfer perdagangan yang ada serta meningkatkan kembali integrasi antar pedagang agar tak terjadi perusakan keseimbangan kegiatan ekonomi yang ada di Pasar Tradisional Benhill.

Pelajari juga: Cara membuat Kata penutup yang efesien

Contoh Lain Kata Penutup Dalam Makalah

Contoh Lain Kata Penutup Dalam Makalah
Contoh Lain Kata Penutup Dalam Makalah
  1. Kesimpulan

Tokoh utama Selma Karamy dalam novel digambarkan dengan tokoh yang setia, cerdas, penyabar, serta berbakti kepada orang tua. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana interaksi antara tokoh Selma terhadap tokoh lainnya.

Keberadaan tokoh ini juga menjadi sangat penting karena tokoh Selma mengisi banyak segmen dan juga sekuen yang terdapat dalam cerita. Sehingga, saat tokoh ini dihilangkan, maka jalan cerita akan hilang dan juga rusak di mana struktur fisik yang ada juga akan terlihat runtuh.

  1. Saran

Melihat tokoh utma Selma, maka harus dilihat dari kacamata atau sudut pandang yang terbuka. Pasalnya, ada beberapa pandangan yang dikeluarkan sang tokoh yang dipandang belum sesuai dengan tokoh perempuan dalam cerita sungguhan.

Penutup Dalam Persentasi

Penutup Dalam Persentasi
Penutup Dalam Persentasi

Berbicara masalah kata penutup, maka hanya tak terbatas pada karya ilmiah atau proposal saja karena dalam persentasi pun penutup memiliki unsur yang penting dan juga tak bisa diremehkan.

Kata penutup ini dapat memberikan kesan yang mendalam kepada audiens acara sehingga setiap kata demi katanya juga harus diperhatikan dengan seksama.

Baca juga: Cara membuat kata sambutan yang efektif

Tujuan Penutup Dalam Persentasi

  • Mengingatkan audiens

Tujuan kata penutup yang pertama adalah untuk mengingatkan kembali audiens terkait poin penting yang telah dipaparkan dalam persentasi atau ceramah. Untuk menghindari kesan mengulang cerita, maka Anda bisa menceritakan kembali dengan gaya bahsa dan juga cara yang berbeda agar tetap diingat dalam benak audiens.

  • Mengajak untuk bertindak

Hal ini berlaku jika persentasi yang Anda lakukan adalah persuasive di mana dalam kata penutupnya, maka harus kembali mengajak mereka serta meyakinkan audiens agar bertindak seperti yang Anda inginkan.

Hal ini juga bisa berlaku dalam promosi di mana pendengar akan diajak untuk menggunakan suatu produk yang telah dipaparkan. Anda juga bisa menyelipkan berbagai kata mutiara penutup untuk membuat persentasi semakin menawan.

Kata penutup ini memang menjadi poin yang berharga yang tak bisa disepelekan begitu saja. dalam membuatnya, Anda harus fokus agar pembahasan tak akan melebar ke mana-mana.

Jadi, buatlah kata penutup yang memikat audiens yang kiranya dapat memberikan nilai lebih atas apa yang telah dipaparkan.

Leave a Reply