Pakai Kata Sandang untuk Menyempurnakan Tulisan Kamu

Indonesia adalah Negara yang memiliki keanekaragaman luar biasa. Bukan hanya keanekaragaman sukunya saja, namun dalam konteks bahasa juga memiliki aneka ragam kata yang mempesona dan memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Salah satu keanekaragaman yang sering terdengar dalam keseharian adalah kata sandang.

Pengertian Dasar Kata Sandang

kata sandang
Pengertian Dasar Kata Sandang

Berbicara masalah apa itu pengertian kata sandang atau artikula, sebenarnya belum terdapat definisi yang khusus dan konkret akan keragaman kata satu ini. Kata ini sering dikenal dengan kata artikula  atau artikel yang dijadikan sebagai pengiring kata-kata tertentu.

Sehingga, bisa dikatakan makna yang dibawa kata ini akan selaras dengan kata yang kemudian mengikuti di belakangnya. Selain itu, kata ini juga bisa diartikan untuk membatasi kata benda serta dapat menentukan jenis kata benda.

Kata sandang ini juga sering dikenal sebagai artikula yakni kata yang tak memiliki definisi namun dapat digunakan untuk menjelaskan nomina.

Kata ini biasa digunakan sebagai pendamping segala macam kata benda mulai dari kata benda dasat, kata benda dari kata kerja, kata kerja yang dipasifkan, serta untuk pronominal.

Baca juga: Cara membuat kata penutup yang relevan 

Kata Sandang Dalam Konteks Bahasa Inggris

Kata Sandang Dalam Konteks Bahasa Inggris
Kata Sandang Dalam Konteks Bahasa Inggris

Kata artikula ini juga tak hanya ada dalam bahasa Indonesia saja karena, dalam bahasa internasional seperti bahasa inggris juga terdapat jenis kata artikula. Kata ini dalam bahasa inggris hadir dalam wujud a yang menunjukkan kata benda yang bermakna tunggal.

Kata artikula ini disebut a saat diikuti dengan kata benda yang mmeiliki huruf awal konsonan. Sedangkan, untuk kata benda yang diikuti huruf vokal, maka menjadi an dan contohnya adalah sebuah singa maka akan menjadi a lion sedangkan sebuah apel maka menjadi an apple.

Pelajari juga: 9 Jenis Kata hubung bisa jadikan tulisanmu bagus.

Ciri Khusus Kata Sandang Yang Harus Diperhatikan

Ciri Khusus Kata Sandang Yang Harus Diperhatikan
Ciri Khusus Kata Sandang Yang Harus Diperhatikan

Saat berbicara keanekaragaman kata, maka akan sangat sulit untuk membedakan satu jenis kata dengan jenis lainnya. Sehingga, harus diperhatikan ciri utama dari masing-masing kata. Mengenali ciri ciri utama ini, maka akan sangat membantu dalam penulisan dan penggunaanya.

  • Tak berarti khusus

Ciri pertama dari kata artikula ini adalah tak memiliki makna khusus. Jadi, kehadiran kata ini tak akan menambah makna dari kata yang sebelumnya ada. Begitu pula saat kata ini hilang, maka juga tak berarti menghilangkan makna dari kata yang di belakangnya.

  • Mendampingi kata lainnya

Selain tak memiliki makna, kata artikula ini juga fungsinya adalah untuk mendampingi kata yang ada di belakangnya. Jadi, kata ini hanya berfungsi sebagai pelengkap atau penyempurna kata yang lain saja.

  • Dapat membendakan kata

Selain memiliki 2 ciri utama, kata ini juga memiliki kemampuan untuk membendakan kata yang ada di belakangnya.

Belajar juga: 3 jenis Kata rujukan yang mempermudah penelusuran

Fungsi Utama Kata Sandang Yang Sering Terdengar

Fungsi Utama Kata Sandang Yang Sering Terdengar
Fungsi Utama Kata Sandang Yang Sering Terdengar

Kata artikula yang berfungsi sebagai pendamping ini juga memiliki 3 buah fungsi dalam kedudukannya di bahas Indonesia. Fungsi ini erat kaitannya dalam penggunaan sistem penulisan yang sesuai dengan kaidah.

  • Membedakan sebuah frasa atau kata

Fungsi pertama dari kata artikula adalah mampu membedakan antara sebuah frasa dan juga kata. Kata adalah satuan terkecil dari bahasa yang mampu berdiri sendiri. Sedangkan frasa, adalah gabungan dari beberapa kata yang memiliki sifat nonpredikatif. Contoh kalimat:

Yang giat belajar pasti akan pandai

Maksud dari penggunaan kata sandang yang dalam kalimat tersebut adalah yang giat yakni orang-orang yang rajin belajar.

  • Membentuk kata ganti orang dan kata benda

Selain berfungsi untuk membedakan, kata artikula juga mampu menghasilkan kata ganti benda atau orang dalam suatu kalimat. Contoh:

Para jama’ah mendengarkan materi usatdzah secara rinci dan khusyu

Maksud dari kata para jamaah dalam kalimat tersebut yakni merujuk kepada orang-orang yang menghadiri suatu kajian bersama ustadzah.

  • Menggantikan kata sifat ke kata benda

Fungsi ketiga dari kata artikula yang bisa dikatakan jarang dijumpai adalah mengganti kata sifat menjadi kata benda. Akan tetapi, dalam konteks ini hanya akan muncul pada kata artikula jenis netral saja.

Jenis Kata Sandang Yang Harus Dipahami

Jenis Kata Sandang Yang Harus Dipahami
Jenis Kata Sandang Yang Harus Dipahami

Kata artikula masih banyak digunakan dalam konteks berbahasa Indonesia baik dalam penulisan atau pun dalam komunikasi antar masyarakat Indonesia. Jenis kata artikula ini dibedakan berdasarkan fungsi yang melekat dismaping katanya.

  1. Kata Sandang untuk Benda Tunggal

Kata artikula ini digunakan untuk mendampingi kata yang memiliki makna tunggal satu di belakangnya baik yang melekat pada seseorang, atau benda yang diletakan setelahnya. Kebanyakan kata artikula jenis ini ditemukan dalam konteks kerajaan sebelum bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa persatuan.

  • Sang

Jenis kata artikula tunggal yang pertama adalah sang yang biasa digunakan untuk kata ganti manusia, benda mati, atau pun makhluk hidup lainnya. Penggunaan kata ini bertujuan untuk menjunjung martabat.

  • Sri

Kata ini biasa digunakan untuk manusia dengan gelar tinggi layaknya keturunan raja.

  • Hang

Kata artikula ini jarang digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata ini biasa ada dalam karya sastra lama untuk menyebut tokoh yang dihormati.

  • Dang

Kata ini juga diperuntukkan untuk karya sastra lama yang menggantikan wanita yang memiliki kehormatan.

  • Hyang

Hyang adalah kata artikula yang special yang biasa ditujukan untuk dewa dan dewi. Biasanya, kata ini ditemukan di sebutan umat Hindu yang merupakan serapan bahasa jawa kuno.

  1. Kata Sandang Jumlah Jamak

Jenis kata artikula kedua adalah kata yang digunakan untuk menunjuk jumlah jamak atau pun kelompok. Contoh penggunaan kata ini adalah para, umat, dan kaum yang masih banyak digunakan dalam berbahasa Indonesia.

  • Para

Kata artikula ini digunakan untuk menunjukan sekelompok orang yang mempunyai persamaan dalam berbagai aspek tertentu seperti jenis kelamin, pekerjaan, kesukaan, atau suatu kelompok masyarakat.

  • Kaum

Kata kaum adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan sekelomok manusia yang memiliki persamaan dalam urusan pandangan atau golongan.

  • Umat

Kata ini digunakan untuk menunjukan sekelompok manusia yang memiliki persamaan kepercayaan, atau keyakinan.

  1. Kata Sandang Netral

Jenis kata artikula yang terakhir adalah kata yang sengaja difungsikan untuk menggantikan segala sesuatu dengan tujuan untuk menyeimbangkan. Maksudnya, kata artikula ini ditujukan untuk menunjukkan kata dengan jumlah netral.

  • Si dan Sang

Kata ini seringkali ditemukan dalam dongeng untuk penyebutan suatu tokoh tertentu. Kata ini menunjukan keseimbangan untuk kata benda dan terkadang juga digunakan dalam membentuk kata sifat yang berasal dari kata benda.

  • Yang

Kata ini hamoir sama dengan kata artikula jumlah tunggal. Namun, kata artikula ini digunakan untuk menunjukkan orang tanpa adanya gelar atau pangkat tinggi yang digantikan.

Kata sandang ini tak memiliki makan khusus jika berdiri sendiri. Sehingga, penggunaanya harus disejajarkan dengan kata lain yang mengikutinya. Penggunaan kata sandang ini juga harus dikembalikan terhadap kaidah berbahasa Indonesia yang ada baik secara penulisan atau pun komunikasi antar sesama.

 

Leave a Reply