13 Jenis Kata Ulang Bisa Kamu Pelajari Sekarang

 

Kata adalah satuan terkecil dari suatu kalimat. Kata ini memiliki jenis yang sangat beragam mulai dari kata benda, kata sifat, kata ganti, kata hubung, hingga kata ulang. Memahami seluruh makna dari jenis kata ini akan sangat membantu Anda dalam menggunakannya.

Jenis kata yang sangat beragam memang membuat orang terkadang bingung jenis yang mana yang harusnya tepat digunakan.

Khususnya, bagi anak-anak yang mempelajari bahas Indonesia setiap hari, mereka harus dituntut mengerti terhadap perbendaharaan kata yang dijumpai dan mampu menuliskannya sesuai dengan kaidah yang ada.

Pengertian Kata Ulang Sebagai Kata Yang Sering Dilontarkan

kata ulang
Pengertian Kata Ulang Sebagai Kata Yang Sering Dilontarkan

Kata ulang adalah salah satu jenis kata yang sering kita temui. Rasanya akan kurang lengkap jika tak mengetahuinya dari jenisnya, hingga bagaimana fungsi dari kata ini. Kata tersebut ini menjadi tambahan keanekaragaman bahasa Indonesia menjadi semakin sempurna.

Kata pengulangan ini berasal dari dua kata yang menyusunnya. Kata yang berarti perwujudan pikiran dan perasaan yang muncul dalam konteks berbahasa serta ulang yaitu kata yang muncul sebagai reduplikasi. Sehingga, kata ulang adalah kata yang pada kata dasarnya terdapat pengulangan.

Belajar juga: Cara membuat Kata sambutan secara efektif

Jenis Kata Ulang yang Beragam

kata ulang
Jenis Kata Ulang yang Beragam

Kata ulang ini memiliki banyak sekali jenis yang berbeda satu sama lain. Setiap perbedaan jenis kata ini akan menghasilkan fungsi dan penggunaan yang berbeda pula. Sehingga, yuk pahami jenis kata yang sering digunakan ini.

Baca juga: 16 jenis Kata hubung melengkapi maksud obrolan kamu

Kata ulang berdasarkan bentuknya

Kata ulang berdasarkan bentuknya
Kata ulang berdasarkan bentuknya

Jenis kata ulang yang pertama adalah kata ulang berdasarkan bentuknya. Jenis kata ini terjadi pengulangan pada saat proses reduplikasi sehingga kata yang diulang akan berubah pada modelnya. Kata ulang berdasarkan bentuknya ini dapat dibagi ke dalam 5 jenis yang berbeda, yaitu:

1. Kata ulang penuh

Kata ulang penuh
Kata ulang penuh

Kata ulang ini sering disebut sebagai dwilingga atau kata ulang murni. Pada jenis kata ini, terjadi pengulangan atau reduplikasi secara utuh dari kata dasarnya. Contohnya: orang-orang, macam-macam, jenis-jenis, kakak-kaka, ibu-ibu, dan lain sebagainya.

Contoh kalimat:

Orang-orang yang mengenakan baju merah itu adalah kelompok tani

Haruka mendapatkan tugas sekolah untuk mencari informasi jenis-jenis sayuran

2. Kata ulang sebagian (berimbuhan)

Kata ulang sebagian
Kata ulang sebagian

Pengulangan ini sering disebut sebagai dwipurwa. Jenis pengulangan yang terjadi pada kata ini adalah reduplikasi secara sebagian saja. Biasanya, pengulangan hanya terjadi pada awal kata. Contohnya: dedaunan, pepohonan, lelaki, leluhur, dan masih banyak lagi.

Contoh kalimat:

Pegunungan menjadi salah satu tempat terbaik untuk menenangkan diri

Dedaunan yang jatuh tidak pernah disapu

3. Kata ulang semu

Kata ulang semu
Kata ulang semu

Kata ini hampir sama dengan jenis pengulangan penuh atau dwilingga. Pada jenis ini, pengulangan terjadi secara penuh. Perbedaan yang mendasar dengan reduplikasi penuh adalah kata ini tidak akan memiliki makna jika hanya berdiri sendiri. Contoh: kupu-kupu, pura-pura, laba-laba, kura-kura.

Contoh kalimat:

Adik pura-pura lupa akan janjinya kemarin sore

Kupu-kupu terbang ke snaa ke mari mencari nectar

4. Kata ulang berubah bunyi

Kata ulang berubah bunyi
Kata ulang berubah bunyi

Jenis pengulangan ini terjadi dengan adanya perubahan pada bunyi diantara kata awal dan kata akhir. Contoh: ke sana ke sini, mondar-mandir, lauk-pauk, warna-warni.

Contoh kalimat:

Ibu membeli sayur-mayur di pasar

Bapak memilih baju warna-warni untuk adik

5. Kata ulang berimbuhan

Kata ulang berimbuhan
Kata ulang berimbuhan

Jenis kata ini memiliki tambahan di mana model pengulangannya terjadi dengan diberi tambahan kata imbuhan di kata awal atau pun kata akhir. Contoh: sikut-sikutan, dorong-dorongan, masak-masakan, lari-larian, kejar-kejaran.

Contoh kalimat:

Adik waktu kecil sering lari-larian hingga jatuh

Masak-masakan adalah hoby Lina dari kecil

Kata Ulang Berdasarkan Makna

Kata Ulang Berdasarkan Makna
Kata Ulang Berdasarkan Makna

Jenis kata ulang yang selanjutnya adalah kata berdasarkan makna. Pada jenis ini, terdapat perubahan atau pengulangan yang merubah makna kata yang ada. Jenis ini dibagi menjadi 4 buah macam, yaitu:

6. Bermakna menyerupai, mirip, atau agak mirip

kata ulang Bermakna menyerupai, mirip, atau agak mirip
Bermakna menyerupai, mirip, atau agak mirip

Jenis kata yang dimaksud ini adalah berfungsi untuk menunjukkan terdapat kesamaan, atau pun keidentikkan dalam objek atau pun subjek kalimat. Conth: orang-orangan, kebiru-biruan, motor-motoran.

Contoh kalimat:

Orang-orangan sawah yang ada di sawah terbuat dari kertas

Wajahnya menjadi kebiru-biruan saat dipukul oleh preman pasar tadi pagi

7. Bermakna ganda atau jamak

Bermakna ganda atau jamak
Bermakna ganda atau jamak

Jenis kata pengulangan yang selanjutnya adalah bermakna jamak. Fungsi dari kata ini adalah untuk menampilkan jika subjek atau pun objek yang ada memiliki jumlah yang banyak yakni lebih dari satu. Contoh; murid-murid, kucing-kucing, baju-baju.

Contoh kalimat:

  1. Bunga-bunga di taman berwarna warni indah sekali
  2. Murid-murid mengerjakan PR dengan tekun

8. Bermakna saling

kata ulang Bermakna saling
Bermakna saling

Jenis kata pengulangan ini adalah jenis kata yang berfungsi bahwa setiap elemen kata yang ada mempunyai makna saling balas-membalas. Contoh: pandang-memandang, kuat-menguatkan, bersalam-salaman.

Contoh kalimat:

  1. Aku bertemu temanku yang sudah 5 tahun tak bertemu dan kami saling pandang-pandangan keheranan.
  2. Ibu-ibu saling bersalam-salaman saat datang ke tempat pengajian
  3. Antara korban bencana alam saling kuat-menguatkan satu sama lain

9. Bermakna kolektif atau himpunan atau bilangan

kata ulang Bermakna kolektif atau himpunan atau bilangan
Bermakna kolektif atau himpunan atau bilangan

Jenis kata ini adalah yang paling berbeda dengan kata lainnya. Pasalnya, kata ulang ini memiliki makna suatu angka pembagi dengan angka lainnya. Contoh: satu-satu, tiga-tiga, empat-empat.

Contoh kalimat:

  • Setelah mengerjakan tugas sekolah, anak-anak mendapatkan kue satu-satu
  • Tim sepakbola Indonesia saat bertanding berjumlah sebelas-sebelas sama persis dengan tim lawan.

10. Kata ulang menunjukkan intensitas

Kata ulang menunjukkan intensitas
Kata ulang menunjukkan intensitas

Jenis kata ulang yang elanjutnya adalah yang berfungsi untuk menyatakan intensitas. Jenis ini mengalami perubahan pada saat pembentukan makna. Contoh: mondar-mandir, jalan-jalan, bolak-balik, dan masih banyak lagi.

Contoh kaimat:

  • Ani jalan-jalan ke gunung bersama dengan teman sekelasnya
  • Bapak mondar-mandir kebingungan mencari uang yang hilang

11. Kata untuk menyatakan situasi

Kata ulang untuk menyatakan situasi
Kata untuk menyatakan situasi

Selain kata ulang untuk menyatakan intensitas, terdapat juga kata ulang yang berfungsi untuk menyatakan situasi. Contoh: hidup-hidup, mentah-mentah, merah-merah, dan masih banyak lagi.

Contoh kalimat:

  • Singa memakan rusa hidup-hidup
  • Mangga yang jatuh mmasih mentah-mentah belum enak dimakan

12. Menyatakan suatu bentuk kegiatan

kata ulang Menyatakan suatu bentuk kegiatan
Menyatakan suatu bentuk kegiatan

Jenis kata yang selanjutnya adalah menunjukkan kata yang mengalami perubahan dalam pembentukan makna. Contoh: masak-memasak, jahit-menjahit, dan masih banyak lagi.

Contih kalimat:

  • Ibu disuruh untuk membantu masak-memasak dalam acara pernikahan tetangga
  • Bapak itu ahli dalam urusan jahit-menjahit pakaian

13. Makna bermacam-macam

kata ulang Makna bermacam-macam
Makna bermacam-macam

Terdapat juga jenis kata yang fungsinya untuk menunjukkan jenis yang bermacam-macam. Contoh: buah-buahan, sayur-sayuran, tumbuh-tumbuhan.

Contoh kalimat:

  • Ibu membeli buah-buahan di pasar
  • Sayur-sayuran hijau itu tumbuh subur disiram air hujan
  • Segala jenis tumbuh-tumbuhan yang ada memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing.

Penggunaan Kata Ulang Dalam Setiap Kalimat

Penggunaan Kata Ulang Dalam Setiap Kalimat
Penggunaan Kata Ulang Dalam Setiap Kalimat

Saat akan mempelajari jenis kata ini, maka harusnya mengetahui jenis dan fungsinya satu per satu. Pasalnya, ada banyak sekali jenis yang harus dipahami dan tak boleh tertukar satu sama lain. Kata ini uga bisa langsung digunakan dalam contoh paragraf yang jelas dan nyata.

Pelajari juga: Kata ganti secara lengkap

Begitulaj ulasan kata pengulangan, yang mulai dari pengertian, macam-macam, jenis, sampai penggunaannya dan diloengkapi dengan contohnya. Semoga bisa menjadi refrensi untuk tambah belajar giat lagi, dan semangat meraih kesuksesan kalian.

Jadi, yuk pelajari jenis kata ulang dan cara menggunakannya satu per satu agar tak keliru dan salah selama penggunaan.

Leave a Reply