Rumus Gaya Listrik

Salah satu jenis penerapan gaya yang banyak dijumpai adalah gaya listrik. Rumus gaya listrik digunakan untuk mengetahui besara gaya listrik pada suatu benda. Gaya listrik biasanya dikaitkan dengan dua benda yang bermuatan dan melakukan interaksi.

Benda dapat memiliki muatan listrik apabila dua benda saling digosokkan. Elektron yang terdapat pada salah satu benda akan berpindah ke benda lainnya. Hal tersebut menyebabkan salah satu benda kelebihan elektron dan sebaliknya.

Gaya listrik terjadi pada perpindahan elektron tersebut. Artikel kali ini, kita akan membahas mengenai rumus gaya listrik dan berbagai jenis muatan di dalamnya. Langsung simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Gaya Listrik

Pengertian Gaya Listrik
Pengertian Gaya Listrik

Definisi dari gaya listrik adalah gaya yang terjadi akibat adanya benda bermuatan listrik. Berbeda dengan Hukum Coulomb, gaya listrik bersifat lebih umum. Jadi setiap benda yang bermuatan listrik dan mengalami interaksi disebut sebagai gaya listrik.

Gaya listrik terjadi pada sebuah medan listrik. Medan listrik sendiri merupakan daerah yang ada di sekitar aliran atau muatan listrik. Pada medan listrik tersebut terjadi peristiwa tarik menarik dan tolak menolak dalam muatan yang menyebabkan terjadinya gaya listrik.

Pada gaya listrik terdapat muatan listrik pada suatu benda. Muatan listrik merupakan sifat dasar dari suatu benda yang menyebabkan terjadinya interaksi pada benda. Pada setiap benda terdapat dua jenis muatan listrik, yaitu elektron dan proton.

Elektron merupakan muatan negatif pada listrik, sedangkan proton merupakan muatan positif. Jumlah ptoton dan elektron pada suatu benda mempengaruhi muatan yang dibawa benda tersebut.

Pada gaya listrik perpindahanmuatan dalam benda inilah yang menimbulkan terjadinya gaya.

Baca juga: Rumus gaya terlengkap

Jenis Gaya Listrik

Terdapat beberapa jenis gaya listrik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, setiap peristiwa yang terjadi pada medan listrik dan diakibatkan oleh interaksinya merupakan gaya listrik. Berikut adalah jenis-jenis gaya listrik ayang dalam kehidupan.

Gaya Listrik Statis

Gaya Listrik Statis
Gaya Listrik Statis

Listrik statis merupakan ketidakseimbangan muatan yang terjadi pada suatu benda. Ketidakseimbangan muatan tersebut bersifata tetap dan diam atau statis. Listrik statis biasanya muncul pada benda yang tidak dialiri listrik. 

Interaksi antara dua benda yang tidak dialiri listrik akan menyebabkan ketidakseimbangan muatan sehingga dalam hal ini listrik statis termsuk dalam gaya listrik. Meski dalam prosesnya tidak ada arus yang mengalir atau bergerak.

Contoh dari listrik statis adalah peristiwa penggaris yang digosok-gosokkan pada rambut. Penggaris yang digosokkan pada rambut akan berubah menjadi medan listrik. Hal tersebut terjadi karena ada perpindahan muatan saat penggaris berinteraksi dengan rambut.

Pelajari juga: Rumus gaya pegas

Gaya Listrik Dinamis

Gaya Listrik Dinamis
Gaya Listrik Dinamis

Gaya listrik dinamin merupakan kebalikan dari gaya listrik statis. Listrik dinamis merupakan aliran listrik yang bergerak. Pada listrik dinamin medan listrik terbentuk akibat aliran arus dari sumber listrik. Gejala yang ditimbulkan menyebabkan muatan listrik bergerak pada suatu rangkaian.

Penerapan listrik dinamis dalam kehidupan sehari-hari banyak digunakan. Salah stau penerapnnya dapat dijumpai pada lampu. Lampu dapat menyala akibat adanya aliran listrik yang menyebabkan muatan listriknya bergerak hingga menghasilkan cahaya.

Gaya Gerak Listrik

Gaya Gerak Listrik
Gaya Gerak Listrik

Gaya gerak listrik atau yang biasa disingkat dengan GGL merupakan energi yang dapat digunakan untuk menggerakkan muatan listrik pada dua buah benda. Benda yang digunakan pada hal ini biasanya adalah baterai dan generator.

Gaya gerak listrik mengakibatkan muatan elektron pada suatu benda dapat bergerak dari kutub negatif menuju kutub positif. Agar hal tersebut tercapai tanpa menyebabkan menurunnya arus energi listri dibutuhkan sebuah konduktor. Hal ini lah yang disebut sebaga gaya gerak listrik.

Belajar juga: Rumus gaya berat

Gaya Gerak Listrik Induksi

Gaya Gerak Listrik Induksi
Gaya Gerak Listrik Induksi

Gaya gerak listrik induksi berbeda dengan gaya gerak listrik. Hal tersebut karena gaya gerak listrik induksi merupakan beda potensial pda ujung kumparan yang diakibatkan oleh penagruh induksi elektromagnetik.

Induksi elektromagnetik sendiri merupakan gaya gerak listrik yang muncul pada suatu kumparan atau konduktor. Sehingga keberadaan dari GGLI diperngaruhi oleh terjadinya gaya gerak listrik.

Gaya gerak listrik induksi terjadi pada medan magnet yang kuat dan berubah-ubah setiap waktu.

Sifat-Sifat Muatan Listrik

Sifat-Sifat Muatan Listrik
Sifat-Sifat Muatan Listrik

Muatan pada listrik memiliki sifat-sifat tertentu yang mempengaruhi suatu benda. Sifat pad muatan listrik tersbeut yang akhirnya menyebabkan terjadinya suatu gaya pada benda bermuatan. Berikut adalah sifat-sifat yang dimiliki muatan listrik:

  • Benda yang memiliki muatan sejenis akan saling tolak menolak, sedangkan benda yang memiliki muatan tak sejenis akan saling tarik menarik.
  • Muatan listrik memiliki dibedakan dalam dua jenis, yaitu proton dan elektron. Proton merupakan muatan positif, sedangkan elektron merupakan muatan negatif.
  • Muatan listrik merupakan besaran pokok dalam fisika. Satuan dari muatan listrik adalah Coulomb (C). Muatan listrik elektron dan proton memiliki nilai yang sama namun dengan jenis berbeda.
  • Benda yang mengalami kelebihan muatan elektron makan benda akan bermuatan negaif, begitu pula sebaliknya. Jika benda memiliki jumlah elektron dan proton yang sama, maka benda tersebut tidak bermuatan atau netral.
  • Muatan listrik memiliki sifat yang mirip dengan massa. Bahkan gaya listrik yang terjadi pada muatan listrik memiliki sifat seperti gaya gravitasi yang dipengaruhi massa benda. Keduanya memiliki sifat saling tarik menarik.

Rumus Gaya Listrik

Rumus Gaya Listrik
Rumus Gaya Listrik

Rumus gaya listrik digunakan untuk menghitung besaran gaya yang terjadi pada interaksi benda bermuatan listrik.  Gaya listrik dipengaruhi oleh muatan dan medan listrik pada benda. Hal tersebut karena antara medan listrik dan muatan listrik, keduanya saling berkaitan. Berikut adalah persamaan yang digunakan untuk hintung besarnya gaya listrik.

Rumus besaran gaya listrik

Gaya listrik dipengerahui oleh muatan yang ada pada benda dalam medan listrik, seperti elektron, proton, an ion. Berdasarkan penjelasan sebelumnya, rumus gaya listrik dapat dicari menggunakan persamaan berikut:

F = qE

Keterangan:

F = gaya listrik (N)

q = muatan listrik

E = medan listrik

Rumus mencari muatan listrik

Untuk mengetahui besarnya muatan listrik perlu diketahui mengenai Hukum Coulomb. Hukum Coulomb merupakan gaya listrik yang lebih khusus karena membahas muatan listrik. Muatan listrik dapat dihitung menggunakan gaya listrik Coulomb. Persamaannya adalah sebagai berikut ini:

F =

Keterangan :

F = gaya tarik menarik atau tolak menolak (N)

q = muatan listrik

r = jarak antara kedua muatan

k = konstanta

Rumus kuat medan listrik

Medan listrik dapat dirumuskan sebagi gaya per satuan muatan listrik pada suatu titik tertentu. Oleh sebab itu kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya sumber muatan. Berikut adalah rumus gaya listrik untuk mencari medan listrik.

E =

Keterangan :

F = gaya listrik (N)

q = muatan listrik

E = medan listrik

Demikianlah penjelasan mengenai rumus gaya listrik yang terjadi pada benda bermuatan yang mengalami interaksi. Semoga penjelasan dalam artikel ini dapat membantu untuk lebih mengenal gaya listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply