√9+ Contoh Surat Peringatan Lengkap (Wajib Kamu Ketehui) 2019

SP, alias surat peringatan, merupakan surat yang dibuat untuk karyawan yang telah melakukan kesalahan atau pelanggaran terhadap aturan perusahaan. Meski telah melakukan pelanggaran, perusahaan tidak dapat secara langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawan tersebut.

Pengertian Surat Peringatan & Kegunaannya

Sering kali banyak orang menayanyakan apa itu SP. Surat Peringatan (SP) adalah surat yang dibuat dan dikeluarkan oleh instansi atau perusahaan yang ditujukan keapda keryawan atau relasi yang melanggar ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.

Individu yang melanggar peraturan perusahaan/instansi-pendidikan ataupun juga organisasi tempat dia bernaung, sudah sewajarnya jika diberi surat teguran.

Diharapkan, teguran yang halus tersebut dapat memberikan efek jera pada individu yang bersangkutan.

Aturan Surat Peringatan Karyawan Berdasarkan UU Ketenagakerjaan

Dalam hubungan kerja, ada situasi dimana yang tidak diharapkan terjadi karena berbagai hal. Meskipun perusahaan dan karyawan telah telah berupaya semaksimal mungkin, ada suatu waktu dimana perusahaan/instansi bertindak tegas dalam memberikan hukuman kepada karyawan atau pegawinya yang tidak disiplin.

Hal ini bertujuan untuk memberikan contoh sehingga karyawan lain lebih berhati-hati dalam pekerjaannya.

Pasal 151 ayat 1 UU Ketenagakerjaan disebutkan;

“Pengusaha, pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah, dengan segala upaya harus mengusahakan agar jengan terjadi pemutusan hubungan kerja”

Maka dari itu, munculnya SP (surat peringatan) membantu agar PHK tidak terjadi secara mendadak, atau bahkan karyawan memperbaiki kinerjanya dan mencapai standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Aturan surat peringatan bagi karyawan sendiri diatur pada Pasal 161, dengan bunyi;

  1. Dalam hal pekrja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama, pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja , setelah kepada pekerja/buruh yang bersangkutan diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga secara bereturut-turut.
  2. Surat Periingatan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 masing-masing berlaku untuk paling lama 6 (enam) bulan, kecuali ditetapkan lain dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.

Sistem Penggunaan Surat Peringatan

Berdasarkan peraturan di atas, jangka waktu berlakunya surat peringatan adalah 6 bulan, yang dianggap cukup dalam menilai apakah karyawan sudah melakukan perbaikan atas kesalahannya.

akan tetapi, semisal karyawan telah mendapatkan Surat Teguran pertama dan perilakunya membaik, lalu ia melakukan kesalahan lagi pasca 6 bulan dari surat teguran pertama tadi, maka surat teguran kedua yang disampaikan tersebut, tetap dianggap sebagai surat teguran peratama.

Sebaliknya,

… Penguasaha diperbolehkan memberikan surat teguran kedua atau ketiga, jika memang karyawan melakukan pelanggaran berbeda sebelum masa SP pertama berakhir.

Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pasca surat ultimatum ketiga, yang aratinya karyawan dianggap tidak melakukan perbaikan sama sekali atau bahkan perilakunya semakin buruk.

Langkah ini dapat diambil sekaligus untuk memberikan “pelajaran” kepada keryawan lainnya.

Kapan Surat Peringatan Dikeluarkan?

Seorang manajer HRD (Human Resource Development) dapat mengeluarkan peringatan tertulis kepada karyawan untuk pelanggaran seperti di bawah ini.

  1. Ketidakhadiran: Absen bekerja secara konsisten tanpa pemberitahuan
  2. Keterlambatan: Sering terlambat bekerja
  3. Tidak Perform: Kurangnya produktivitas atau tidak memenuhi tanggung jawab dan pekerjaan
  4. Melanggar Kebijakan: Mengabaikan peraturan perusahaan atau melanggar kerahasiaan
  5. Pencurian: Mencuri barang dari tempat kerja atau orang lain

Jenis-Jenis dan Kegunaan Surat Peringatan

Surat peringat banyak macam jenisnya, ada surat peringatan 1, Surat peringatan kerja, surat peringatan pinjaman koprasi, surat peringatan Bank, Surat peringatan untuk PNS, surat ultimatum sekolah.

… itu semua adalah surat teguran yang paling banyak dicari di internet dari mulai tutoril buat hingga contoh dan pengertiannya.

Kamu tahu gak?

Surat peringatan dapat dibedakan menjadi 2; surat peringatan jabatan dan surat peringatan niaga.

Surat Peringatan Jabatan

Surat peringatan jabatan adalah surat teguran yang dikeluarkan oleh kantor atau instansi untuk para karyawannya yang melanggar peraturan kedinasan yang telah ditetapkan. Contohnya; Sesorang karyawan yang sering tidak msuk kerja tanpa mengirimkan surat pemberitahuan kepada pimpinan.

nahh, hal ini yang sering dia lakukan sampai berulang kali. Bagi karyawan tersebut, sepatutnya pimpinan memberikan surat ultimatum.

Sebelum disaat pimpinan mengirimkan surat peringatan hendaknya memanggil karyawan tersebut dan diajak bicara atau dialog dari hati ke hati, mangapa gerangan melakukan hal-hal semacam itu.

Bila hal ini tidak membuahkan hasil sehingga karyawan tersebut mengulangi perbuatannya, maka pimpinan mengirimkan surat ultimatum.

Surat peringatan dikirimkan secara bertahap, yakni:

  • Peringatan pertama bersifat mengingatkan kepada karyawan akan sikap dan dan kelakuannya yang sering tidak masuk kerja tanpa ada alasan dan pemberitahuan.
  • Surat peringatan kedua isinya lebih keras lagi dengan ancaman tidak naik tingkat, tidak punya prestasi dan mungkin karyawan tersebut akan di pinalti/diskor.
  • Surat peringatan ketiga lebih keras, karyawan tersebut kemungkinan akan dikeluarkan tanpa hormat.

Format surat teguran jabatan pada umumnya berbentuk formulir. Petugas hanya mengisinya sesuai dengan maksud dan tujuannya.

Surat Peringatan Niaga

Surat peringatan dari perusahaan yang mempunyai posisi sebagai kreditur mengirimkan suratnya kepada pihak debitur untuk mengingatkan tentang hutang yang belum dilunasi sementara tanggal pelunasan sudah melampaui waktu jatah tempo.

Realasi yang tidak menepati janji atau melanggar janji yang sudah disepakati bersama harus mendapat peringatan. Tapi walupun demikian pihak kreditur  tetap harus menjada hubungan baik.

BEntuk dan caranya harus dimulai dari hal yang sederhana, seperti dengan mengirimkan salinan faktur atau kartu peringatan tercetak dan kemudian baru dengan surat teguran bila kedua cara tersebut tidak berhasil.

Teknisi pengiriman surat ultimatum niaga/bisnis juga struktur. Ini caranya:

  1. Surat peringatan pertama  tidak langsung menagih hutang, tetapi menawarkan terlebih dahulu an baru kemudian diselipkan kata-kata yang tujuannya mengingatkan debitur, atau pada waktu penawaran barang dilampirkan rekening yang belum lunas.
  2. Surat peringatan kedua, langsung pada sasarannya yaitu meningkatkan lagi rekening dan utang yang belum dilunasi dengan cara yang lebih tegas.
  3. Surat perigatan ketiga, lebih keras lagi disertai kata-kata penyesalan dari sikap debitur yang ingkar janji.

Fungsi Surat Niaga/Bisnis

Di artikel ini benar-benar saya lengkapin InsyaaAllah, semua dari pengetahuan tentang surat peringatan tugas yang banyak orang-orang cari di artikel lain. Tidak mau meninggalkan item  yangdari item ini menciptakan item-item modern komunikasi, layaknya telepon, faksimile, telepon genggam, televisi, radio, telegram, komputer, sebagai lat sarana komunikasi.

Sebagi berikut surat bisnis/niaga memiliki fungsi selain sebagai sarana komunikasi:

  • Surat bisnis berfungsi sebagai wakil atau duta bagi pengirim surat. Dalam kaitannya dengan dunia bisnis, surat bisnis berfungsi sebagai pembawa pesan-pesan bisnis dari pengirim pesan kepada pihak lain. Karena surat bisnis dapat berfungsi sebagai wakil dari pengirim surat, maka pengirim surat biasanya perlu memperhatikan berbagai kaidah penting dalam penulisan surat, misalnya objektif, sistematis, sederhana, dan mudah dipahami serta jelas.
  • Alat untuk menyampaikan pemberitahuan, permintaan atau permohonan, buah pikiran atau gagasan yang berkaitan dengan masalah-masalah bisnis, contohnya surat permintaan informasi produk baru, surat penawaran produk baru, surat pemesanan produk, surat penagihan, surat penerimaan, surat penolakan, dan surat pengaduan (klaim).
  • Alat bukti tertulis, contohnya surat perjanjian jual-beli, surat perintah kerja, surat kerja sama, surat bukti tanda terima, dan faktur. Melalui surat-surat bisnis yang dapat dipakai sebagai alat bukti tertulis, seseorang dapat melakukan pengecekan atas berbagai kegiatan bisnis yang telah dilakukan pada masa lalu, sehingga dapat dipakai sebagai bahan untuk memprediksi kegiatan bisnis masa depan.
  • Alat untuk mengingat, misalnya surat-surat bisnis yang diarsipkan ketika dibutuhkan dapat dilihat atau dicek kembali untuk mengingat berbagai kegiatan yang telah dilakukan dimasa lalu atau sebelumnya.
  • Bukti sejarah (historis), contohnya surat-surat izin pendirian usaha, surat kepailitan usaha, surat penggabungan usaha (merger). Surat-surat bisnis tersebut menjadi catatan yang sangat berharga sebagai bukti historis dalam dunia bisnis.
  • Pedoman kerja, contohnya surat keputusan dan surat perintah (instruksi kerja). Surat-surat bisnis tersebut berfungsi sebagai pedoman atau acuan dalam melaksanakan suatu kegiatan bisnis.
  • Media promosi bagi pengirim surat. Dalam perkembangannya, surat bisnis dapat digunakan oleh si pengirim surat untuk mempromosikan perusahaan termasuk produk-produk yang dihasilkan kepada pihak lain baik perorangan maupun instansi/perusahaan. Misalnya surat perkenalan perusahaan, surat penawaran produk, dan surat pemberitahuan.

Kegunaan Surat Peringatan

Surat peringatan jabatan maupun surat niaga/binis sera surat teguran lain dii institusi manapun memiliki berbagai kegunaan seperti:

  1. Untuk meningkatkan kepada yang bersangkutan supaya melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh disiplin.
  2. Supaya mendapat perhatian dari pihak-pihak lainnya, bahwa ketidakdisiplinan dan ketidaktertiban tidak akan dibiarkan berlangsung terus.
  3. Untuk mengingatkan kepada pihak debitur tentang utangnya, kemungkinan debitur lupa terhadap hutangnya.
  4. Untuk mengajak saling menjaga nama baik antara pihak debitur dan pihak kreditur,
  5. Untuk saling membantu mencari jalan keluar antara pihak yang terkait, karena kemungkinan karyawan tersebut mempunyai masalah sehingga melalaikan kewajibannya.

Surat Teguran Atau Peringatan?

Surat teguran adalah surat yang dibuat oleh pihak yang memiliki kewenangan dalam perusahaan yang ditujukan kepada seseorang dalam hal ini karyawan karena telah melanggar aturan tertentu didalam perusahaan. Surat teguran berfungsi sebagai peringatan yang ditujukan kepada Anda atas kesalahan atau kelalaian yang dilakukan.
Jadi, dua istilah ini sama ya gaes,. jangan bingung!
Tapi pada umumnya orang-orang memakai panggilan Surat Peringatan (SP)

Contoh Surat SP 1/2/3

Terdapat beberapa tahap dalam menulis SP. Pertama kali , tuliskan nama dan jabatan dari karyawan yang melakukan pelanggaran. Selanjutnya, jelaskan alasan dari pemberian surat tersebut, contohnya bisa karna keterlambatan berturut-turut tanpa alasan yang jelas.

dan yang terakhir, jelaskan pula tujuan dari pemberian surat, agar karyawan tersebut tidak mengulangi kesalahannya kembali.

surat peringatan 1,2,3
surat teguran 1/2/3. (scribd.com)

surat peringatan 1, 2, 3

surat peringatan 1,2,3

Contoh Peringatan Pinjaman Koprasi

Surat perjanjian pinjaman ini penting untuk menjelaskan tentang hak dan kewajiban dari pihak yang diberi piutang dan pihak yang memberi piutang atau pihak kreditur dan debitur.

Surat perjanjian pinjaman juga bisa menjadi tanda bukti di kemudian hari, apabila ternyata terdapat sengketa paham antara kedua belah pihak.

contoh surat peringatan pinjaman koperasi
big thanks to (contohsuratmu.com)

Contoh Surat Peringatan Penagihan

Bagi kamu pembaca yang kebetulan bertindak sebagai pihak pemberi Surat Penagihan Hutang/Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan, silakan simak artikel ini hingga tuntas.

Dalam menyusun Surat Penagihan Hutang/Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan, secara garis besar terdapat di contoh-contoh di bawah ini yang harus diperhatikan, berikut di antaranya

KOP SURAT 

Yogyakarta, 11 Februari 2018
Nomor : ….. / ….. / ….. / …..
Lampiran : …..
Perihal : Penagihan Pembayaran

Yang terhormat,
Ibu Asma Roqiyyah Halimatusssa’diyah
Jalan Kebon Agung 11, Mlati, Sleman
Yogyakarta

Dengan hormat,
Berdasarkan perjanjian utang–piutang yang telah dilakukan pada tanggal 1 Desember 2017 lalu, maka dengan ini kami memberitahukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Sesuai perjanjian utang–piutang tercatat bahwa pengembalian peminjaman yang dilakukan oleh Ibu Asma Roqiyyah Halimatusssa’diyah telah jatuh tempo pada 31 Januari 2018 lalu. Namun hingga saat ini Bapak belum menyelesaikan seluruh kewajiban tersebut.
2. Dengan ini kami sampaikan bahwa kewajiban yang harus Bapak selesaikan sampai tanggal 31 Januari 2018 berupa pinjaman pokok dan bunga adalah sebagai berikut :
– Pinjaman pokok = Rp. 10.000.000,00
– Bunga pinjaman (10%) = Rp. 1.000.000,00 (+)
– Total = Rp. 11.000.000,00
3. Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud untuk mengundang Bapak untuk hadir di kantor kami guna menyelesaikan proses pelunasan tersebut pada :
– Hari, tanggal : Senin, 12 Februari 2018
– Waktu : Pukul 09.00 WIB
– Tempat : Kantor pusat CV. Samlaga, Jalan Mataram 10, Sleman, Yogyakarta

Perlu diketahui pula jika pada waktu yang telah ditentukan Bapak masih belum menyelesaikan proses pelunasan maka kami terpaksa akan memprosesnya sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
CV. Samlaga

Ursilna Manggala A.

Manager

Contoh Surat Peringatan Bank

Dalam membuat SP untuk nasabah yang akan dituju dengan masalah tunggakan hutang, atau terlambat pembayaran kredit, maka, jika anada kebetulan seorang Teller Bank, inilah contoh dari surat teguran yang bisa sebagai rujukan;

CV. ARTHA HUDA MANDIRI
Jalan Mataram 123, Sleman, Yogyakarta
Telepon : 0295 – 111222

Yogyakarta, 20 Maret 2016
Nomor : ….. / ….. / ….. / …..
Lampiran : ……………..
Perihal : Penagihan Pembayaran
Yang terhormat,
Bapak Muhammad Qomari
Jalan Kebon Agung 12, Mlati, Sleman
Yogyakarta

Dengan hormat,
Berdasarkan perjanjian utang – piutang yang telah dilakukan pada tanggal 1 Januari 2016 lalu, maka dengan ini kami memberitahukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Sesuai perjanjian utang – piutang tercatat bahwa pengembalian peminjaman yang dilakukan oleh Bapak Muhammad Qomari telah jatuh tempo pada 10 Maret 2016 lalu. Namun hingga saat ini Bapak belum menyelesaikan seluruh kewajiban tersebut.
2. Dengan ini kami sampaikan bahwa kewajiban yang harus Bapak selesaikan sampai tanggal 10 Maret 2016 berupa pinjaman pokok dan bunga adalah sebagai berikut :
– Pinjaman pokok = Rp.5.000.000,00
– Bunga pinjaman (10%) = Rp.500.000,00 (+)
– Total = Rp.5.500.000,00
3. Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud untuk mengundang Bapak untuk hadir di kantor kami guna menyelesaikan proses pelunasan tersebut pada :
– Hari, tanggal : Senin 21 Maret 2016
– Waktu : Pukul 09.00 WIB
– Tempat : Kantor pusat CV. Artha Huda Mandiri, Jalan Mataram 123, Sleman, Yogyakarta
Perlu diketahui pula jika pada waktu yang telah ditentukan Bapak masih belum menyelesaikan proses pelunasan maka kami terpaksa akan memprosesnya sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
CV. Artha Huda Mandiri

Joko Riyono, S.T.
Manager

Contoh Surat Peringatan Kerja

Pengusaha dapat memberikan surat peringatan satu, dua, dan tiga yang bisa menjadikan alasan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerjanya.

Seorang Manajer HRD (Human Resource Development) dapat mengeluarkan teguran tertulis kepada karyawannya untuk pelanggaran seperti di bawah ini.

  1. Ketidakhadiran: Absen saat bekerja secara konsisten tanpa pemberitahuan
  2. Keterlambatan: Sering terlambat bekerja tanpa izin yang menguatkan
  3. Tidak Perform: Kurangnya produktivitas atau jika tidak memenuhi tanggung jawab dan pekerjaan
  4. Melanggar Kebijakan: Mengabaikan peraturan perusahaan atau melanggar kerahasiaan
  5. Pencurian: Mencuri barang dari tempat kerja atau orang lain
contoh surat peringatan kerja
contoh surat ultimatum kerja. (karyaone.co.id)

Contoh Peringatan Untuk PNS

Menjadi ASN itu sebagai pegawai yang harus menuruti pekerjaan dari instansi yang dia ikuti. Dengan ketetatan instansi yang menjadi boomerang pegawai, merasa kesal dan akhirnya melanggar jam kerja untuk istirahat, contohnya. Maka hal itu dengan surat SP dibawah ini bisa di gunakan.

contoh Surat Peringatan PNS
contoh Surat Teguran PNS

Contoh Surat Peringatan Karyawan

Surat teguran ini dipergunakan untuk menegur karyawan ataupun pegawai yang berbuat kesalahandengan tujuan agar tidak mengulangi perbuatan yang dilanggar lain di kemudian hari.

Surat Peringatan karyawan
Surat Teguran karyawan. (karyaone.co.id)

Contoh Peringatan Sekolah

Surat Peringatan Guru Sekolah

 

Leave a Reply