Teknik Analisis Data

 

Teknik analisis data merupakan proses analisis yang digunakan untuk penelitian berbasis ilmiah. Di dalam penelitian ilmiah ini diperlulan cara analisis data yang teliti, cermat, dan penuh kehati-hatian. Umumnya cara analisis data akan dilakukan setelah pengumpulan data selesai.

Melakukan serangkaian penelitian membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan salah satu tahapan yang paling penting untuk diperhatikan adalah teknik analisis data ini.

Karena bagaimanapun kesalahan sedikit pada tahapan ini akan berpengaruh pada hasil penelitian. Berikut pengertian teknik analisis data menurut para ahli:

Pengertian teknik analisis data menurut para ahli

teknik analisis
Pengertian teknik analisis data menurut para ahli

Menurut Suprayogo teknik analisis data merupakan serangkaian kegiatan penelaahan, pengelompokan, sistemasi, penafsiran serta verifikasi data dengan maksud untuk mengethui nilai yang terkandung dalam suatu fenomena.

Sedangkan menurut Patton teknik analisis data merupakan suatu proses mengatur urutan data, mengorganisasikan ke dalam suatu pola, kategori serta satuan uraian dasar.

Dan menurut Sugiyono teknik analisis data merupakan serangkaian proses penelitian yang sangat sulit dikerjakan, hal ini dikarenakan membutuhkan kerja keras, pikiran yang kreatif, dan kemampuan pengetahuan yang tinggi.

Dari beberapa pendapat para ahli di atas, secara umum teknik analisis data merupakan sebuah proses penelaahan dalam penelitian yang dilakukan untuk memfiltrasi hasil data yang didapatkan dari instrumen penelitian.

Selain itu,teknik analisis data ini juga biasa disebut dengan proses pengolahan data yang dilakukan dengan tujuan untuk pembuktian dan penyajian data menjadi sebuah informasi yang akurat.

Baca juga: Metode pembelajaran terlengkap

Fungsi teknik analisis data

Fungsi teknik analisis data
Fungsi teknik analisis data

Teknik analisis data memiliki fungsi dalam sebuah penelitian diantaranya adalah:

  1. Memperoleh hasil pengukuran yang jelas dan akurat.
  2. Proses identifikasi lebih terpercaya.
  3. Memungkinkan untuk dilakukan sebuah identifikasi pada hal-hal yang dirasa penting.
  4. Dapat diamati secara visual sehingga membantu ketika mengambil sebuah keputusan secara tepat dan cepat.
  5. Dalam kegiatan bisnis, teknik analisis data bisa membantu ketika proses identifikasi masalah yang mana membutuhkan tindakan atau keputusan.

Pelajari juga: Tentang Kerangka berpikir

Teknik analisis data kuantitatif

Teknik analisis data kuantitatif
Teknik analisis data kuantitatif

Teknik analisis data kuantitatif merupakan suatu kegiatan yang dilakukan setelah pengumpulan data dari responden. Cara analisis data kuantitatif menggunakan statistik sebagai alatnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, cara analisis data menggunakan sofware khusus yang bernama SPSS (Statistical Produkct anda Service Solution).

Teknik analisis data kuantitatif ini memiliki dua jenis statisti yang digunakan yakni:

  1. Statistik deskriptif

Ini merupakan statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data untuk kemudian diambil kesimpulan yang berlaku secara umum. Statistik deskriptif ini meliputi penyajian data melalui table, bagan, grafik, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median, mean, perhitungan desil, persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi serta perhitungan prosentase. Sedangkan fungsi dari statistik deskriptif ini adalah untuk mengelompokkan data variabel berdasarkan kategorinya masing-masing.

  1. Statistik inferensial

Statistik inferensial merupakan statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya hanya berlaku untuk suatu kelompok. Statistik inferensial ini disebut juga analisis uji hipotesis karena kesimpulan yang diinginkan biasanya dibuat dalam bentuk hipotesis. Statistik inferensial sendiri dibagi menjadi dua jenis yakni statistik parametris dan nonparametris.

Belajar juga: Instrumen penelitian

Teknik analisis data kualitatif

Teknik analisis data kualitatif
Teknik analisis data kualitatif

Teknik analisis data kualitatif merupakan suatu kegiatan menganalisis data yang mana data berupa data wawancara dan observasi. Tahapan proses cara analisis data kualitatif adalah sebagai berikut:

  • Mencatat semua hal yang berkaitan dengan catatan lapangan
  • Mengumpulkan, memilah, mengklasifikasikan dan membuat ikhtisar dan indeks
  • Menganalsiis data dengan menggali hubungan dan pola antar data

Secara umum model analisis data dalam penelitian kualitatif mencakup 4 komponen yakni:

  1. Pengumpulan data

Peneliti pada tahap ini mengumpulkan semua data yang diperoleh dari lapangan baik berupa data wawancara maupun data pengamatan.

  1. Reduksi dan ketegorisasi data

Pada tahapan ini dilakukan penyederhanaan dan pengkategorian semua data.

  1. Display data

Pada tahap ini peneliti menyajikan data hasil reduksi dan ketegorisasi dalam matriks berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

  1. Verifikasi data atau penarikan kesimpulan

Ketika data yang dibutuhkan telah cukup maka langkah selanjutnya adalah menarik kesimpulan menggunakan teori dan hasil data di lapangan.

Cara analisis data secara umum

Cara analisis data secara umum
Cara analisis data secara umum

Secara umum tahapan dalam teknik analisis data dibagi menjadi 3 tahap yakni sebagai berikut:

Pengolahan data

Pengolahan data
Pengolahan data

Semua data yang diperoleh dari lapangan selanjutnya akan diolah terlebih dahulu. Pengolahan data ini bertujuan agar semua data disederhanakan dan disajikan dalam susunan yang baik dan rapi untuk kemudian baru dilakukan analisis.

Tahapan dalam pengolahan data adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan data (editing)

Pada tahap ini dilakukan pengecekan pada semua data yang terkumpul dimana data ini berupa pertanyaan yang dikembalikan dari responden. Ada bebera hal yang harus diperhatikan dalam tahapan ini yakni:

  • Kesesuaian jawaban responden dengan pertanyaan.
  • Kelengkapan pengisian pertannyaan.
  • Konsisitensi jawaban.
  • Pihak pemeriksa dilarang mengganti atau menafsirkan jawaban responden.

Pembuatan kode (coding)

Pembuatan kode (coding)
Pembuatan kode (coding)

Pengkodean ini dilakukan dengan maksud untuk lebih menyederhanaan jawaban dari responden. Pengkodean ini dilakukan dengan cara memberikan simbol/tanda berupa angka terhadap semua jawaban responden. Contoh: kode 1 untuk jawaban ya/setuju dan kode 0 untuk jawaban tidak setuju dan kode 99 untuk jawaban kosong.

Memasukkan data (tabulating)

Pada tahap ini peneliti menyusun dan menghitung data hasil pengkodean untuk kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Tabulasi ini memiliki dua cara yakni:

  • Tabulasi manual : semua perhitungan hingga penyajian data dilakukan dengan tangan.
  • Tabulasi mekanik : semua perhitungan sampai penyajian data dilakukan dengan menggaunakan bantuan alat misal komputer.

2. Analisis data

Tahap kedua adalah analisis data. Tujuan dari analisis data ini untuk menyederhanakan serta memudahkan data untuk ditafsirkan. Data yang terkumpul disederhanakan dengan cara membaginya sesuai dengan klasifikasinya.

Secara umum ada dua klasifikasi yakni data kuantitatif atau data berbentuk angka dan data kualitatif yakni data yang berbentuk kata atau simbol.

3. Penafsiran hasil analisis

Pada tahap penafsiran hasil analisis ini memiliki tujuan untuk menarik kesimpulan dari penelitian yang dilakukan. Penarikan kesimpulan ini dengan cara membandingkan hipotesis yang telah dirumuskan dengan hasil analisis yang telah diperoleh. Pada penarikan kesimpulan maka didapat apakah hipotesis diterima atau ditolak.

Ketika penafsiran ini, peneliti juga harus memeriksa kembali langkah-langkah yang telah dilaksanakan selama penelitian dengan seksama. Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat kevaliditas dari hasil penafsiran.

Apabila semua langkah sudah dipastikan  dilakukan semuanya dengan tepat, maka hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian tersebut.

Namun, jika terjadi sebaliknya maka hasil penelitian tersebut tidak bisa dijamin kevaliditasnya.

Itulah penjelasan singkat mengenai teknik analisis data. Semoga bisa dipahami dengan mudah dan kedepannya bisa diterapkan.

Leave a Reply