Teknik Pembelajaran

Belajar adalah kegiatan yang dilakukan manusia dari kecil hingga dewasa, baik itu secara sadar ataupun tidak sadar. Pada setiap jenjang pendidikan memerlukan teknik pembelajaran, hal ini perlu karena jika suatu pelajaran tidak dibarengi dengan teknik pembelajaran, bisa jadi para murid tidak bisa memahaminya.

Devinisi Teknik Pembelajaran Menurut Para Ahli

Teknik Pembelajaran
Devinisi Teknik Pembelajaran Menurut Para Ahli

Dari itulah penulis ingin memaparkan tulisan mengenai teknik pembelajaran. Menurut Edward M. Anthony mendefinisikan teknik pembelajaran adalah suatu cara strategi atau taktik yang digunakan oleh guru untuk mencapai hasil yang maksimum pada waktu mengajar pada bagian pelajaran tertentu.

Sedangkan menurut Gerlach dan Ely, teknik pembelajaran adalah jalan, alat, atau media yang digunakan oleh guru untuk mengarahkan kegiatan peserta didik kearah tujuan yang ingin dicapai.

Sementara Cecep berpendapat teknik pembelajaran adalah cara kongkret yang dipakai saat proses pembelajaran berlangsung.

Baca juga: Metode Pembelajaran terlengkap

Menurut Kamaruddin Hj. Husin & Siti Hajar Hj. Abdul Aziz, teknik pembelajaran  bisa didefinisikan sebagai pengendalian suatu organisasi yang benar-benar berlaku di dalam pengajaran yang digunakan untuk mencapai suatu objektif.

Dari pendapat para ahli di atas maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa teknik pembelajaran  adalah suatu cara yang dilakukan untuk memberikan nilai, ilmu, pemahaman, serta konsep-konsep yang bertujuan untuk menambah pengetahuan, kemampuan, dan wawasan bagi individu maupun masyarakat luas.

Untuk tujuan tersebut maka seorang pengajar harus memiliki teknik pembelajaran yang baik, tentu sesuai dengan kondisi para muridnya.

Pelajari juga: Kerangka konseptual yang mudah kamu terapkan

Macam teknik pembelajaran

Macam teknik pembelajaran
Macam teknik pembelajaran

Ada banyak teknik pembelajaran yang ditawarkan para ahli kepada para guru-guru yakni sebagai berikut:

1. Teknik Ceramah

Teknik Ceramah
Teknik Ceramah

Teknik ini merupakan cara mengajar paling tradisional, teknik ceramah adalah, dimana seorang guru menularkan pengetahuannya kepada siswa secara lisan atau ceramah. Guru akan memberikan uraian atau penjelasan kepada murid pada waktu dan tempat tertentu. Dengan kata lain para murid akan menjadi pasif, seperti halnya jika ustad sedang ceramah maka para jamaahnya diam mendengarkan. Teknik ini disebut juga dengan tehnik  kuliah atau teknik pidato.

Kelebihan teknik ceramah:

  1. Materi yang diberikan terurai dengan jelas

Kekurangan teknik ceramah:

  1. Guru lebih aktif, sedangkan murid pasif.
  2. Murid harus patuh pada guru, meskipun ada murid yang bersifat kritis, dia tidak bisa mengungkapkan pendapatnya karena guru dianggap selalu benar.

2. Teknik Diskusi

Teknik Diskusi
Teknik Diskusi

Teknik ini lebih maju satu langkah dari teknik ceramah, karena dalam teknik diskusi seorang murid bisa bertanya atau menyanggah apa yang disampaikan oleh muridnya. Didalam teknik ini terjadi proses interaksi antara dua atau lebih individu yang terlibat, saling tukar menukar pengalaman, informasi, memecahkan masalah, dapat juga semuanya aktif tidak ada yang pasif sebagai pendengar.

Teknik diskusi merupakan suatu cara mengajar dengan cara memecahkan masalah yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya.

Kelebihan teknik diskusi:

  1. Terjadi interaksi yang tinggi antara guru dan murid
  2. Dapat membantu siswa untuk berfikir lebih kritis
  3. Memotivasi atau memberi stimulasi kepada siswa agar berfikir kritis, mengeluarkan pendapatnya, serta menyumbangkan pikiran-pikirannya.

Kekurangan teknik diskusi :

  1. banyak memakan waktu
  2. Tidak semua argument bisa dilayani atau di ajukan untuk dijawab.

 

3. Teknik Tanya Jawab

Teknik Tanya Jawab
Teknik Tanya Jawab

Teknik tanya jawab adalah teknik pembelajaran dengan cara mengelola pembelajaran dengan mengahasilkan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan siswa memahami materi tersebut, dan kemudian dijawab oleh para siswa.

Kelebihan teknik tanya jawab:

  1. Kelas lebih hidup
  2. Sangat positif untuk melatih anak agar berani mengemukakan pendapatnya dengan lisan secara teratur
  3. Siswa yang segan mencurahkan perhatian, menjadi berhati-hati dan secara sungguh-sungguh mengikuti pelajaran,
  4. Guru dapat melakukan kontrol terhadap pemahaman dan pengertian siswa tentang masalah yang dibicarakan.

Kelemahan teknik tanya jawab :

  1. Apabila guru kurang dapat medorong siswa untuk berani dengan menciptakan suasana yang tidak tegang dan akrab, maka akan berakibat pada murid yang takut untuk menyampaikan pendapat.
  2. Tidak mudah membuat pertanyaan yang sesuai dengan tingkat berpikir siswa dan mudah dipahami siswa,
  3. Waktu sering banyak terbuang, terutama apabila siswa tidak dapat menjawab pertanyaan sampai dua atau tiga orang,
  4. Guru masih tetap mendominasi proses belajar mengajar,

4. Teknik Pemberian Tugas (Individu/Kelompok)

Teknik Pemberian Tugas
Teknik Pemberian Tugas

Teknik pemberian tugas adalah cara mengajar atau penyajian materi melalui penugasan siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Pemberian tugas dapat secara individual atau kelompok. Pemberian tugas untuk setiap siswa atau kelompok dapat sama dan dapat pula berbeda.

Kelebihan teknik pemberian tugas:

  1. Dengan metode tugas setiap peserta didik dapat bekerja menurut tugas dan tempo belajarnya masing-masing.
  2. Metode pemberian tugas digunakan untuk melatih aktivitas, kretivitas, tanggung jawab dan disiplin peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.
  3. Peserta didik mendapat kesempatan untuk melatih diri bekerja secara mandiri.

Kekurangan teknik pemberian tugas:

  1. Apabila diberikan tugas kelompok, seringkali yang mengerjakannya hanya peserta didik tertentu saja. Sedangkan yang lainnya hanya numpang saja.
  2. Apabila tugas diberikan diluar kelas, sulit untuk mengontrol peserta didik bekerja secara mandiri dan menyuruh orang lain untuk menyelesaikannya.
  3. Apabila tugas sulit dikerjakan akan menyita waktu peserta didik untuk kegiatan lainnya.

5. Teknik Penemuan (Discovery).

Teknik Penemuan (Discovery).
Teknik Penemuan (Discovery).

Teknik penemuan merupakan proses dimana seorang siswa melakukan proses mental yang harus mampu mengasimilasikan sesuatu konsep atau prinsip. Yang dimaksud proses mental ialah mengamati, mencerna, mengerti menggolong-golongkan, membuat dugaan membuat kesimpulan dan lain sebagainya. Pada teknik penemuan siswa harus mau belajar sendiri, mencari ilmu pengetahuan sendiri, tentu dari buku-buku yang disediakan oleh sekolahan, sementara guru hanya bertugas mendampinginya saja.

Kelebihan teknik penemuan :

  1. Dapat membangkitkan kegairahan belajar pada diri siswa.
  2. Teknik ini mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang dan maju sesuai dengan kampuan masing-masing
  3. Teknik ini mampu membantu siswa mengembangkan, memperbanyak kesiapan serta penguasaan ketrampilan dalam proses kognitif atau pengarahan siswa.

Kelemahan teknik penemuan :

  1. Teknik ini tidak memberikan kesempatan berfikir secara kreatif.
  2. Para siswa harus ada kesiapan dan kematangan mental
  3. Bila kelas terlalu besar penggunaan teknik ini kurang berhasil.

6. Teknik Inquiry

Teknik Inquiry
Teknik Inquiry

Inquiry adalah teknik pembelajaran dimana guru membagi kelompok dan memberikan tugas pada masing-masing kelompok. Kemudian mereka mempelajari, meneliti, dan membahas tugasnya didalam kelompok kemudian dibuat laporan yang tersusun baik dan kemudian didiskusikan secara luas atau melalui pleno sehingga diperoleh kesimpulan terakhir.

Kelebihan teknik inquiry:

  1. Mendorong siswa untuk berfikir dan atas inisiatifnya sendiri, bersifat obyektif, jujur, dan terbuka
  2. Situasi proses belajar menjadi lebih merangsang
  3. Dapat membentuk dan mengembangkan sel consept pada diri siswa
  4. Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi belajar yang baru

Kelemahan teknik inquiry:

  1. Siswa perlu memerlukan waktu menggunakan daya otaknya untuk berfikir memperoleh pengertian tentang konsep

Belajar juga yuk: Tentang variabel penelitian

7. Teknik Karya Wisata.

Teknik Karya Wisata.
Teknik Karya Wisata.

Teknik karya wisata merupakan teknik mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa kesuatu tempat atau obyek tertentu diluar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu.

Kelebihan teknik karya wisata :

  1. Siswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas obyek karya wisata itu serta mengalami dan menghayati langsung.
  2. Siswa dapat melihat kegiatan para petugas secara individu atau kelompok dan menghayatinya secara langsung.
  3. Siswa memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi

Kelemahan teknik karya wisata :

  1. Karena dilakukan diluar sekolah dan jarak yang cukup jauh maka memerlukan transport yang mahal dan biaya yang mahal.
  2. Menggunakan waktu yang lebih panjang dari pada jam sekolah.
  3. Biaya yang tinggi kadang-kadang tidak terjangkau oleh siswa maka perlu bantuan dari sekolah

Itulah penjelasan singkat mengenai teknik pembelajaran. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply