Variabel Penelitian

Bagi para peneliti maupun mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, variabel penelitian merupakan hal terpenting. Tanpa adanya variabel penelitian, sebuah penelitian tidak akan pernah selesai, mungkin bisa selesai tapi membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti (baik mahasiswa, ilmuan dan lain sebagiannya) harus menentukan terlebih dulu variabel-variabel apa saja yang akan mereka teliti.

Pada tahap ini seorang peneliti harus memutuskan variabel-variabel apa saja yang akan dijadikan objek atau titik perhatian dalam penelitiannya.

Definisi Variabel Penelitian Menurut Para Ahli

Definisi Variabel Penelitian
Definisi Variabel Penelitian Menurut Para Ahli

Sebelum membahas tentang variabel penelitian, marilah kita pelajari dulu mengenai penelitian. definisi penelitian adalah suatu proses penyelidikan yang dilakukan secara aktif, tekun, dan sistematis, dimana tujuannya untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta.

Sementara Soetrisno Hadi, mendefinisikan penelitian adalah suatu usaha dalam menemukan segala sesuatu untuk mengisi kekosongan atau kekurangan yang ada, menggali lebih dalam apa yang telah ada, mengembangkan dan memperluas, serta menguji kebenaran dari apa yang telah ada namun kebenarannya masih diragukan.

Menurut Soerjono Soekanto, definisi penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan berdasarkan pada analisis dan konstruksi yang dilakukan secara sistematis, metodologis dan konsisten dan bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk mengetahui apa yang sedang dihadapinya.

Menurut Sanapiah Faisal, penelitian adalah suatu aktivitas dalam menelaah suatu problem dengan menggunakan metode ilmiah secara tertata dan sistematis untuk menemukan pengetahuan baru yang dapat diandalkan kebenarannya mengenai dunia alam dan dunia sosial.

Terakhir menurut Sugiyono penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

Penelitian sendiri dapat dikategorikan dalam dua jenis/dua metode. Penelitian kuantitatif  dan Penelitian kualitatif .

1. Penelitian kuantitatif

Penelitian kuantitatif
Penelitian kuantitatif

adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.

2. Penelitian kualitatif

Penelitian kualitatif
Penelitian kualitatif

adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, dimana peneliti merupakan instrumen kunci (Sugiyono).

Perbedaan dengan penelitian kuantitatif adalah penelitian ini berangkat dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas dan berakhir dengan sebuah teori.

Seperti yang sudah penulis sampaikan di atas, variabel penelitian  merupakan nyawa dari sebuah penelitan karena hal itu maka penulis akan memaparakan mengenai apa, jenis-jenis, dan cirri-ciri dari variabel penelitian itu.

Baca juga: Model Metode Pembelajaran Terlengkap

Pengertian Variabel Penelitian

Pengertian Variabel Penelitian
Pengertian Variabel Penelitian

Sugiyono mendefinisikan, variabel penelitian adalah suatu atribut atau nilai atau sifat orang, objek atau kegiatan yang memiliki variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti guna dipelajari dan selanjutnya ditarik kesimpulannya.

Menurut Sudjarwo dan Basrowi, variabel merupakan suatu konsep yang bisa diukur dan memiliki variasi nilai. Menurut Kerlingger, variabel bisa dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil dari suatu nilai tidak sama atau berbeda.

Dari pengertian para ahli di atas, maka penulis menarik kesimpulan jika variabel penelitan  adalah

sesuatu (baik manusia, barang, ataupun nilai) yang dapat diukur dan memiliki variasi nilai, dan berguna bagi peneliti, serta menjadi objek dari sebuah penelitian.

Setelah paham mengenai definisi varabel penelitian, selanjutnya kita akan membahas tentang apa saja jenis-jenis variabel penelitan.

Pelajari juga: Teknik pembelajaran dalam jenjang pendidikan nasional

Macam-Macam Variabel Penelitian

Macam-Macam Variabel Penelitian
Macam-Macam Variabel Penelitian

Menurut hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain maka macam-macam variabel dalam penelitian dapat dibedakan menjadi lima macam varabel penelitian.

  1. Variabel Independent

Variabel ini terkadang sering disebut dengan nama variabel stimulus, prediktor, antecedent. Dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel bebas. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).

Secara sederhana variabel bebas adalah variabel penyebab, sadangkan variabel terikat adalah yang menjadi akibatnya. Dalam sebuah penelitian variabel bebas ini disebut dengan istilah X.

Dalam sebuah percobaan penelitian, variabel bebas adalah variabel yang dimanipulasikan (“dimainkan”) oleh pembuat eksperimen.

Contohnya, penelitian di bidang ekonomi mengkaji akibat dari berbagai kebijakan pemerintah, peneliti dapat memanipulasi metode sebagai (variabel bebasnya) dengan mengggunakan berbagai metode.

Dalam penelitian yang bersifat tidak eksperimental, yang dijadikan variabel bebas ialah sesuatu yang menimbulkan akibat tertentu terhadap suatu variabel terikat.

Contohnya, dalam penelitian tentang merokok dan kanker paru-paru, merokok (yang memang telah dilakukan oleh banyak subyek) merupakan variable bebas, sementara kangker paru-paru merupakan akibat dari merokok atau sebagai variabel terikat.

 

  1. Variabel Dependen

Sering disebut sebagai variabel output kriteria, konsekuen. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat. Variable terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat, karena adanya variable bebas. Biasa disebut dengan istilah Y.

 

  1. Variabel Moderator

Adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Misalnya variabel tes kesehata, jika banyak orang terkena penyakit kangker karena merokok, ini akan berakibat menguatkan atau melemahkan variabel bebas dan terikat, kalau dalam contoh diatas variabel tersebut  berakibat memperkuat hubungannya.

 

  1. Variabel Intervening

Arti dari variabel intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel indenpenden dengan dependen menjadi hubungan yang tidak langsung dan dapat diamati dan diukur. Contoh variabel Intervenig :

– Diterapkan kebijakan ekonomi dengan menetapkan harga baru, (variabel  Independen )

– Diikuti peningkatan volume penjualan , (variabel depanden  )

– Sebab pembeli bersifat rasional (variabel Intervening)

 

  1. Variabel Kontrol

Yaitu variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel indenpenden terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang diteliti.

Variabel kontrol sering dipergunakan peneliti, bila akan melakukan penelitian yang bersifat membandingkan.

Contohnya, dengan adanya kebijakan pemerintah menetapkan harga lebih tinggi dari beras, hal ini membuat produksi beras dari masyarakat akan lebih banyak. Terutama daerah yang suplai pupuknya banyak dan terjamin.

Belajar yuk: Tentang model pembelajaran kooperatif

Definisi Operasional Variabel

Definisi Operasional Variabel
Definisi Operasional Variabel

Definisi operasional variabel merupakan hal yang sangat penting dalam penelitian guna menghindari penyimpangan atau kesalah pahaman pada saat pengumpulan data. Penyimpangan muncul dalam bentuk “bias”.

Penyimpangan dapat disebabkan oleh pemilihan/penggunaan instrumen (alat pengumpul data) yang kurang tepat atau susunan pertanyaan yang tidak konsisten.

Namun, bukan berarti bahwa semua variabel perlu diberikan definisi operasional Variabel yang sudah jelas, mempunyai pengertian dan interpretasi yang sama, misalnya jenis kelamin, tidak perlu diberikan definisi operasional.

Agar variabel dapat diukur dengan menggunakan instrumen atau alat ukur, maka variabel harus diberi batasan atau definisi atau bisa disebut  denagan Definisi Operasional Variabel.

Definisi Operasional ini penting dan diperlukan agar pengukuran variabel atau pengumpulan data (variabel) itu konsisten antara sumber data (responden) yang satu dengan responden yang lain.

Disamping variabel harus di definisi operasionalkan yang juga perlu dijelaskan cara atau metode pengukuran, hasil ukur atau kategorinya, serta skala pengukuran yang digunakan.

Untuk memudahkan, biasanya definisi operasional itu disajikan dalam bentuk “matriks” yang terdiri dari kolom-kolom.

Definisi operasional adalah uraian tentang batasan variabel yang dimaksud, atau tentang apa yang diukur oleh variabel yang bersangkutan. Misalnya, Definisi operasional variabel “pendidikan” adalah lamanya sekolah atau tingkat sekolah yang telah diikuti oleh responden.

Memilih variabel penelitian memang diperlukan kecermatan agar di tahapan selanjutnya tidak menimbulkan kendala.

Guru memiliki peran yang sangat penting ketika melakukan penelitian khususnya di bidang pendidikan terlebih pendidikan selalu membutuhkan informasi terbaru terkait dengan perkembangan siswa.

Semoga ulasan mengenai variable penelitian di atas bisa diterapkan dengan baik.

 

 

Leave a Reply